Sukses

Antrian Panjang Naik Bus Meski Badai Salju

Liputan6.com, Jakarta Beginilah penampakan warga kota New York yang bersikeras berangkat ke tempat kerja walaupun badai salju Juno menerpa Pantai Timur Amerika Serikat.

Sebuah video diunggah pada 26 Januari 2015 oleh Ullman S, warga Indonesia yang bermukim di Queens di New York City dan menggambarkan suasana berangkat kerja menggunakan kendaraan umum beberapa jam sebelum layanan kendaraan umum dihentikan.

Cuaca yang berbahaya ini sangat mengurangi layanan kendaraan umum di kawasan Pantai Timur. Pemerintah kota New York, Walikota Di Blasio, memberlakukan larangan bepergian di seluruh kota kecuali untuk kendaraan pertolongan darurat. Larangan ini dimulai sejak Senin malam jam 11 dan disertai denda US$ 300 bagi mereka yang melanggarnya.

Sementara itu, terjadi pembatalan hingga 7000 penerbangan yang berkaitan dengan lima bandara di wilayah terdampak itu: dua bandara di kota New York, satu bandara di New Jersey, satu bandara di Boston, dan satu bandara di Philadelphia. Pembatalan penerbangan diperkirakan berlangsung setidaknya hingga Selasa malam.

Di negara bagian Connecticut yang berbatasan dengan negara bagian New Yok, Connecticut, gubernur Dannel Malloy menerbitkan larangan bepergian di seantero negara bagian dimulai jam 9 malam di hari Senin.

Badai Juno 2015 diperkirakan menjadi badai salju Pantai Timur terburuk sepanjang sejarah, bahkan lebih buruk daripada badai ganas sejenisnya di tahun 2010.