Sukses

Netflix Ajak Penyandang Disabilitas Ikut Pelatihan Karir di Acara TV

Liputan6.com, Jakarta Netflix mendukung penyandang disabilitas untuk ikut pelatihan menulis, animator, dan eksekutif kreatif agar bisa bekerja di acara televisi.

Dilansir dari Disabilityscoop, layanan streaming tersebut akan bekerja sama dengan organisasi nonprofit disabilitas RespectAbility untuk mendirikan Children's Content Lab for Disabled TV Creators, sebuah program (magang) lima minggu untuk membangun bakat baru di ruang televisi anak-anak.

Sebanyak 15 peserta akan ambil bagian dalam lokakarya, pelatihan, diskusi panel, dan acara jejaring, kata penyelenggara. Mereka juga akan ditugaskan sebagai mentor, membaca tabel dari setiap proyek penulis dan menjalani pelatihan karir selama seminggu dengan pakar industri.

Children's Content Lab sendiri telah melahirkan sejumla di tempat-tempat seperti DreamWorks Animation, Netflix, Nickelodeon, Paramount Pictures, Sony Pictures Entertainment, dan The Walt Disney Company.

“Kami mendirikan RespectAbility Entertainment Lab pada tahun 2019 untuk menunjukkan kepada industri bahwa ada penulis, sutradara, dan kru penyandang disabilitas yang tersedia jika Anda meluangkan waktu untuk mencari kami,” kata Lauren Appelbaum, wakil presiden senior di RespectAbility dan pendiri lab.

“Children's Content Lab adalah cabang dari ini. Selama lima tahun terakhir, kami telah bekerja dengan lebih dari 40 seri episodik di prasekolah dan ruang anak-anak, serta berbagai film anak-anak dan keluarga, menempatkan materi iklan penyandang disabilitas di lusinan produksi. Kami melihat kebutuhan yang jelas untuk memberikan jembatan tambahan antara materi iklan yang dinonaktifkan dan mereka yang membuat konten anak-anak dan keluarga.”

Netflix akan mendanai Children's Content Lab melalui Fund for Creative Equity, yang berfokus pada peningkatan peluang bagi kelompok yang kurang terwakili dalam hiburan.

Rencananya akan diadakan di New York City dan melalui Zoom mulai 17 Oktober.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Netflix Akan Tampilkan Iklan

Netflix diketahui akan meluncurkan paket berlangganan dengan iklan. Sesuai namanya, paket ini akan dibanderol lebih murah dari paket yang ada saat ini, tapi disusupi iklan.

Namun dari laporan terbaru Bloomberg, tidak seluruh iklan akan tampil di konten Netflix. Ada beberapa konten yang ternyata tidak akan menampilkan iklan.

Dikutip dari The Verge, salah satu konten yang tidak akan menampilkan iklan adalah tayangan anak-anak. Selain itu, konten orisinal Netflix saat pertama kali rilis juga akan bebas iklan.

Kendati demikian, iklan nantinya akan tetap ditampilkan, tapi belum diketahui kapan iklan tersebut muncul setelah sebuah konten dirilis. Disebutkan, langkah ini diambil untuk menjawab kekhawatiran pembuat film yang bisa mengganggu karya mereka.

Selain itu, menurut laporan tersebut, beberapa studio juga disebut tidak mengizinkan Netflix menampilkan iklan di film atau acara yang mereka lisensikan. Sebagai gantinya, Netflix akan memutar iklan sebelum atau sesudah program tersebut.

3 dari 3 halaman

Paket Langganan Netflix

Perlu diketahui, di Indonesia kini Netflix punya tiga paket langganan. Paket langganan mobile yang dibanderol Rp 54.000 per bulan, paket dasar Rp 120.000 per bulan, dan paket standar Rp 153.000 per bulan, serta paket premium Rp 186.000 per bulan.

Semua paket langganan Netflix di atas memungkinkan pengguna untuk mengunduh konten untuk disimpan di perangkat dan disaksikan saat dalam kondisi tidak terhubung internet.

Tidak terlalu mengejutkan jika Netflix akan membatasi unduhan konten pada paket langganan dengan iklan ini. Pasalnya, pada awal tahun 2022, Co-CEO Netflix Ted Sarandos mengatakan, langganan yang didukung iklan tidak akan mencakup semua konten yang sama dengan paket bebas iklan.

Paket langganan dengan iklan di Netflix dimaksudkan untuk membuat pengguna bisa menikmati konten Netflix dengan harga lebih rendah.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS