Sukses

Rekomendasi Drama Korea yang Melibatkan Penyandang Disabilitas Fisik dan Intelektual

Liputan6.com, Jakarta Dari sekian banyak drama Korea (Drakor) yang menyertakan penyandang disabilitas, ada beberapa rekomendasi yang bisa menjadi alternatif hiburan bagi Anda. 

Dikutip IMDB, berikut serial drama yang melibatkan penyandang Disabilitas Fisik yang tak kalah seru lho. 

1. The Devil Judge (2021)

Di serial drama ini, keponakan adik jaksa, Kang Elijah memerankan pengguna kursi roda. Ia memiliki masa kecil yang normal hingga kakinya tertimpa beban berat dan membuatnya mengandalkan kursi roda untuk berpindah tempat.

Menariknya, ia menunjukkan tekad bahwa meskipun ia penyandang disabilitas, itu tidak membatasinya dalam berprestasi di bidang pendidikan. Bahwa ia mampu memupuk pengetahuan meskipun dari atas kursi rodanya.

2. Healer (2014)

Choi Myung Hee adalah karakter yang duduk di kursi roda dalam drama Healer. Ia awalnya adalah wanita sehat, hingga kecelakaan yang membuat kakinya lumpuh.

3. Who Are You (2008)

Di serial drama ini ada satu karakter pengguna kursi roda, yaitu Yang Ji Sook. Dikutip Viu, drama ini mengisahkan cerita antara Yang Shi On (diperankan oleh So Yi Hyun), seorang wanita yang mampu melihat arwah setelah bangun dari koma selama 6 tahun dan Cha Gun Woo (diperankan oleh Ok Taec Yeon), seorang pria yang hanya percaya pada bukti yang kuat.

Kedua detektif itu mulai memahami satu sama lain saat mereka mencoba membantu arwah-arwah yang melekat pada benda-benda di pusat pencarian barang hilang untuk beristirahat dengan tenang.

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Melibatkan Disabilitas Intelektual

1. Our Blues (2022)

Drama Korea Our Blues menujukkan betapa pemeran disabilitasnya benar-benar dari seorang penyandang disabilitas asli. Ini mendorong industri perfilman agar lebih inklusif saat proses casting. Selain menambah lowongan kerja bagi penyandang disabilitas dan memperluas cakupan penonton dari kalangan pemerhati inklusivitas, menyertakan karakter dengan disabilitas aslinya akan membantu plot cerita tidak menyeleweng dari fakta tentang disabilitas itu sendiri.

Di drama Our Blues ini, ada satu karakter penyandang Down Syndrome yang memiliki saudara kembar non-difabel. Ini benar pada nyatanya, satu saudara kandung bisa ada yang memiliki disabilitas sementara yang lainnya tidak. Yang memerankannya adalah Lee Jung Eun, penyandang Down Syndrome bertalenta. Di luar perannya sebagai aktris difabel, ia juga seorang seniman. Gambar-gambarnya ditunjukkan dalam film yang merupakan lukisannya sendiri.

 

3 dari 4 halaman

2. It's Okay To Not Be Okay (2020)

Di serial drama ini, Seo Ye Ji memerankan Ko Moon Young, seorang penulis buku anak-anak dengan Anti Sosial Personality Disorder. Ia berhasil menunjukkan pola perilaku dan kepribadian seseorang dengan kondisi ini, misalnya tidak mengikuti norma masyarakat.

Kondisinya ini terjadi karena sewaktu kecil mengalami kejadian traumatis berulang-ulang. Selain dirinya, kakak laki-laki Kang Tae, Moon Sang Tae memiliki Autism Spectrum Disorder (ASD). Meskipun pemerannya bukan penyandang disabilitas sungguhan, namun ia mewujudkan perannya dengan baik, seperti perilaku berulang, rutinitas yang tidak bisa diprediksi hingga kesulitan dalam interaksi sosial.

 

4 dari 4 halaman

3. Good Doctor (2013)

Drama Korea pertama yang diremake oleh perusahaan besar Amerika Serikat ini, juga telah diremake versi Jepangnya, menonjolkan pemeran utama yang meskipun menyandang ASD, ia mampu menjadi dokter. Film ini juga menunjukkan hambatan-hambatan yang dialami penyandang ASD di kehidupan sehari-hari.

Di dunia nyata, benar-benar sudah ada penyandang autisme yang menjadi dokter hewan di Swanbridge Veterinary Hospital in North Ferriby, East Yorkshire, dikutip dari BBC. Bahkan menurut BBC, dokter hewan ini juga menderita dispraksia dan Ehlers-Danlos Syndrome yang mempengaruhi mobilisasinya. Ia juga didiagnosis dengan kelainan fungsi neurologis (FND), gejala akibat masalah dalam sistem saraf. Sehingga ia untuk berpindah tempat sangat mengandalkan kursi rodanya.