Sukses

Meski Terlahir Disabilitas, Pria Ini Sukses Menjadi Komedian dan Motivator di Penjara

Liputan6.com, Jakarta Thalidomide, obat kanker yang tahun 1950-an diresepkan untuk ibu hamil guna mengurangi morning sickness ternyata banyak menimbulkan efek samping disabilitas pada anak yang lahir.

Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) mencatat, ada lebih dari 10 ribu kasus cacat lahir dilaporkan di lebih dari 46 negara, akibat minum thalidomide. Menurut WHO, anak-anak lahir tanpa atau dengan kaki, lengan, dan tangan juga mengalami kecacatan pada tulang belakang, bibir sumbing, dan tanpa atau dengan kelainan pada telinga. Cacat lain mencakup kelainan jantung, ginjal, alat kelamin serta kelainan sistem pencernaan.

Salah seorang pria yang lahir dengan disabilitas akibat thalidomide adalah Gary Skyner yang lahir pada 5 November 1959. Ia tidak memiliki siku, pergelangan tangan atau ibu jari. Dan selama berminggu-minggu awal kehidupannya di Alder Hey Hospital menjalani operasi cangkok kulit dan transfusi darah.

Meskipun ia selalu mendapatkan cemoohan bahwa dirinya tidak akan pernah bisa mendapatkan kualitas hidup yang membaik. Namun kini ia buktikan dengan jejeran prestasinya.

Ia sukses diakui sebagai pembicara motivator, penulis, pengacara legal dan bahkan belajar menerbangkan pesawat. Baru-beru ini ia juga memenangkan komik terbaik Merseyside tahun ini.

 

2 dari 4 halaman

Berbagi cerita di Penjara

Gary mempunyai moto 'jika Anda percaya, Anda bisa mencapainya' yang ia anut sejak usia sekolah. Dengan ini ia selalu memandang segala sesuatu dari sisi positifnya. Tepatnya saat-saat menjadi seorang disabilitas adalah lelucon bagi anak seusia mereka dan Gary tak jarang terlibat dalam perkelahian untuk menangkis pelaku intimidasi, meskipun ia menang beberapa kali dan kalah lebih banyak. Namun tak lama kemudian ia menyadari bahwa cara termudah untuk menangkis pelaku intimidasi adalah dengan kecepatan dan kecerdasan.

Awalnya ia pikir komedi mampu menjadi mekanisme pertahanan. "Saya pikir orang-orang mungkin mengira penyandang disabilitas akan selalu sedih atau cemberut. Namun saya ingin menjadi apapun selain itu dan saya ingin dikenal sebagai 'Gary si anak lucu' bukan 'Gary si anak difabel', jadi saya akan memulainya dari sana (menjadi komedian)."

Humor Gary rupanya berkembang hingga ia mampu tampil di pub dan mendapat pesanan. Di sirkuit komedi itulah ahirnya Gary bertemu dan berteman dengan Ricky Tomlinson, seorang pria yang juga mendukung kampanye melawan Grunenthal, perusahaan farmasi Jerman yang menciptakan obat yang memiliki efek samping yang mengerikan bagi ibu hamil. Ricky juga berperan dalam perkembangan komedian Gary dan membantunya muncul di acara-acara dan program TV.

Karena banyak orang yang mengatakan diri mereka terinspirasi dari kisahnya Gary, sejak itu pula gary memutuskan mencoba menjadi motivator. Namun ia tidak langsung melakukannya di layar TV karena menurutnya orang-orang yang tidak mengenalnya akan menganggapnya berbohong atas semua prestasinya padahal ia seorang difabel. Maka ia mulai berbicara dari penjara, sekolah, dan bisnis, memberi pesan bahwa karena ia percaya maka ia dapat mencapainya. "Karena saya saja yang difabel dapat melakukannya maka Anda pun pasti juga bisa."

Gary telah membagikan motivasinya di lebih dari 40 penjara dan mengaku terkejut mengetahui bahwa pidatonya dapat membuat perbedaan besar bagi kehidupan seseorang.

Salah satunya di suatu hari ketika ia sedang minum kopi, ia terkejut ketika ada orang asing yang menawarkan untuk membelikannya karena pidatonya di penjara menginspirasi pria itu untuk memulai bisnis dan tidak menjalani kehidupan kriminal.

Pria tersebut mengatakan, "Saya memiliki karir penjahat yang tidak bisa mengubah pikiran orang-orang, tetapi kedatangan Anda dan beberapa orang berkata 'itu benar-benar bahasan yang bagus' dan itu membuat saya lama merenungkan diri saya sendiri."

"Saya punya satu kasus di mana saya sebenarnya berada di sebuah kafe di Cambridge dan seorang anak laki-laki yang berpakaian terusan berteriak kepada gadis penjual 'apa pun yang ia pesan, saya akan membayarnya.'

"Saya pikir ia merasa kasihan pada saya, jadi saya berkata 'tidak perlu' tetapi ketika saya duduk, ia datang dan berkata 'Anda datang ke penjara kami dan apa yang Anda katakan kepada saya mengubah hidup saya, itu tersimpan dalam benak saya'.

"Saya mengatakan kepadanya jika Anda masuk dengan rencana bisnis dan menganggapnya serius dan jika Anda melakukannya dengan baik, mereka tidak dapat menolak Anda jika itu valid."

"Ia pun berkata 'Saya melakukan persis seperti yang Anda katakan, mereka meminjamkan saya £ 20.000 (sekitar Rp 380 juta). Saya membeli dua rumah di pelelangan dan menghasilkan £ 38.000 (sekitar Rp 720 juta) untuk rumah pertama.'

Melihat orang-orang mengenalinya dan mengatakan kepadanya bahwa apa yang ia ucapkan dapat mengubah hidup mereka menjadi lebih baik, itu sangat mengesankannya. Gary memang tak serta merta berbicara apa saja, ia memiliki prinsip membahas masalah apa yang ada di kehidupan nyata.

3 dari 4 halaman

Infografis Akses dan Fasilitas Umum Ramah Penyandang Disabilitas

4 dari 4 halaman

Simak Video Berikut Ini: