Sukses

Tanpa Kaki dan Tangan, Mati Bukanlah Pilihan Hidup

Liputan6.com, Jakarta Joseph Reed seorang penyandang disabilitas tanpa tangan dan kaki berhasil menjalani hidup sepenuhnya. Ayah dari empat anak ini berhasil membuktikan bahwa disabilitas tak membuatnya berhenti berusaha untuk menjadi kepala keluarga yang baik.

Seperti tampak pada tayangan Barcoft TV Born Different, kondisi yang disandangnya disebabkan oleh meningitis. Penyakit tersebut menyerang pada usia dua tahun dan mengharuskannya diamputasi demi menyelamatkan nyawa.

Pria yang tumbuh di keluarga angkatnya ini kini bisa membangun keluarga dengan mandiri. Sebagai seorang ayah, ia menjalankan tugasnya dengan penuh tanggungjawab. Keadaan disabilitas bukan alasan untuk tidak bekerja.

Setiap harinya, pria yang tinggal di Milwaukee, Wisconsin, US ini bekerja di pasar swalayan. Dengan menggunakan kursi roda, pria gemuk ini mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

“Saya adalah karyawan pertama mereka yang tanpa kaki dan tangan,” ujar Joseph.

Semangatnya seakan tak pernah surut. Memasak, makan, mandi, bahkan mengajak main anak dapat dilakukan. “Hal yang membuat saya sangat positif adalah ketika saya mengetahui bahwa saya punya anak”.

Segala yang dilalui dan dilakukan selama ini tak lain untuk membahagiakan anak dan istri. “Aku ingin mereka melihat bahwa mereka tumbuh dengan peran seorang ayah yang mampu bekerja dan memastikan mereka hidup dengan baik”.

2 dari 3 halaman

Pertemuan dengan Sang Istri

Pertemuan Joseph dan istrinya terjadi ketika mereka duduk di bangku sekolah menengah. Seperti pemuda pada umumnya, Joseph mencari kekasih di sekolahnya itu.

Istrinya adalah non-disabilitas, ia luluh oleh Joseph lantaran kepribadiannya yang baik. “Hal yang paling ku sukai dari Joseph adalah kepribadiannya. Ia selalu membuat orang tertawa, ada saja lawakannya yang bisa membuat orang terbahak,” kata sang istri.

Tingkah lakunya yang lucu juga diakui oleh sang anak. Salah satu anak perempuan menemukan sosok ayah yang ceria dalam diri Joseph. “Dia adalah ayah yang sangat lucu, aku bangga padanya”.

Pria berusia 34 tahun ini bilang, bukan masalah hidup hanya sekali tetapi bagaimana cara seseorang menjalani kehidupan tersebut.

“Aku ingin orang tahu dengan kondisiku aku bisa menjalani hidup sepenuhnya, segala sesuatu yang terjadi dalam hidup adalah pilihan dan kau berhak memilih. Satu-satunya yang tak bisa kita pilih dalam hidup adalah mati,” pungkas Joseph.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Aktor X-Men Beri Dukungan untuk Korban Bullying dengan Dwarfisme
Artikel Selanjutnya
Rancang Buku Audio, Difabel ini Berhasil Gapai Mimpi Lewat Tulisan