Sukses

Diledek Tak Punya Tangan, Wanita Ini Bangkit dan Jadi Selebgram Cantik

Liputan6.com, Jakarta - Seorang wanita asal Los Angeles, AS, harus menerima dirinya terlahir berbeda dari kebanyakan orang. Tapi tak disangka, wanita disabilitas ini menjadi selebgram.

Dilansir dari Daily Mail, Sabtu (23/11/2019), Molly Higgins kecil mengalami komplikasi saat berada di dalam kandungan. Kondisi tersebut mengakibatkan tangan kanannya harus diamputasi, sementara tangan kirinya tak tumbuh sempurna.

Saat masih anak-anak, Molly sering dipandang aneh. Oleh sebab itu, ia kerap menggunakan baju lengan panjang untuk menutupi kedua tangannya, agar menghindari perhatian orang lain.

"Pandangan orang lain membuat saya merasa takut dan malu karena saya tidak bisa membuka diri. Itu membuat saya ingin bersembunyi terus-menerus dan bahkan saya ingin menjadi orang lain, bukan menjadi diri sendiri," katanya.

Kondisi tersebut menjadi beban hidup Molly, hingga membuatnya depresi bahkan ingin mengakhiri hidup.

"Saya mengalami depresi berat dan tidak bisa menghadapinya hampir sepanjang hidup. Saya dibully, memimpikan bunuh diri dan sangat kesal dengan kondisi yang harus saya hadapi," jelasnya.

Sejak awal ia harus belajar mandiri karena tidak ada yang membantunya. Hal itu membuatnya keras kepala dan tak tentu arah dalam hidup.

Pada akhirnya, Molly sampai pada satu titik di mana ia lelah membenci diri sendiri. Ia bertekad bahwa hidup ini cuma sekali dan memutuskan untuk menikmati hidup.

Dengan kekurangannya, perlahan ia mulai membuka diri di media sosial. Ia menggugah foto-foto diri tanpa menutupi kekurangnnya dan berbagi cerita bagaimana perjalanan hidupnya. Hal itu menumbuhkan rasa percaya dirinya.

Wanita 23 tahun ini kemudian melakukan misi untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa hidup lebih berharga daripada persepsi yang mengatakan dia berbeda.

"Satu-satunya yang dapat melupakan kejadian di masa lalu adalah diri sendiri dan pikiran kotor diri sendiri. Seperti yang telah saya hadapi," katanya.

Hasilnya, ia banyak menemukan kepribadian diri yang muncul atas perjuangannya. Ia juga membuktikan bahwa identitas diri sebagai seorang penyandang disabilitas tidak perlu ditutupi.

Perjuangan Molly mendapatkan tanggapan yang positif dari warganet. Ia juga mendapatkan penawaran sebagai model untuk pakaian renang.

"Tidak ada yang tahu diri Anda kecuali Anda sendiri. jadi mulailah berteman dan mencintai diri sendiri, serta percaya pada diri sendiri dan buka jalan," pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Mengabaikan Persepsi Orang

Menjadi selebgram bukanlah hal yang mudah untuk dijalani Molly, karena untuk percaya diri bukan hal yang biasa dilakukan. Ia juga memiliki keraguan serta rasa tidak aman setiap hari.

Namun ia selalu bersemangat dan mengabaikan hal-hal yang tidak penting dalam hidupnya.

"Saya perlu melampaui kemampuan diri untuk membuktikan kepada orang lain bahwa saya bisa. Saya tidak lagi merasa bahwa saya gadis dengan penuh kekurangan, tetapi saya merasa setara dengan orang lain," ungkapnya.

Cerita Molly di akun instagramnya sangat menginspirasi banyak orang. Ia mengatakan bahwa percaya pada diri sendiri itu penting dan jangan takut untuk mencoba meskipun itu mustahil serta ambil risiko dan bersikap baik pada diri sendiri.

Molly memberikan sebuah motivasi untuk kaum millennial.

"Hidup ini singkat dan itu milikmu sendiri, jadi sebaiknya kamu menjadikannya kehidupan yang ingin sangat berarti," katanya.

 

Reporter : Yuliasna

Loading
Artikel Selanjutnya
Mendobrak Stereotip Penyandang Disabilitas (Bagian 2): Saat Mereka Bicara Cinta
Artikel Selanjutnya
Perjuangan Remaja Tunarungu Jadi Penari Jaipong Berprestasi