Sukses

Kinerja Kuartalan Bitcoin Menyalip Emas dan Nasdaq

Liputan6.com, Jakarta

Bitcoin (BTC) telah memulai 2023 dengan penguatan, menandai perubahan haluan positif dari negatif sepanjang 2022. Cryptocurrency terbesar berdasarkan nilai pasar itu telah menguat hampir 72 persen menjadi USD 28.500 atau setara Rp 248,4 juta (asumsi kurs Rp 15.034 per dolar AS) tahun ini.

Kenaikan ini menjadi keuntungan kuartalan terbaik dalam dua tahun Bitcoin, berdasarkan data dari CoinDesk. Reli tersebut juga telah mengangkat nilai pasar cryptocurrency menjadi USD 542 miliar atau setara Rp 8.148 triliun.

Dilansir dari CoinDesk, Kamis (30/3/2023), rebound telah menempatkan bitcoin di depan eter (ETH), cryptocurrency terbesar kedua berdasarkan nilai pasar, yang muncul di jalur untuk keuntungan kuartalan 50 persen. Emas telah naik lebih dari 7 persen, sedangkan indeks Nasdaq Composite yang padat teknologi telah naik 15 persen.

Dengan hal ini, menunjukkan kinerja Bitcoin telah mengungguli emas sebagai aset safe haven terbaik secara kuartalan. 

Sebagian besar rebound dipicu oleh spekulasi bank sentral, yang dipimpin oleh Federal Reserve, akan mengabaikan kenaikan suku bunga agresif sebagai tanggapan terhadap sinyal resesi.

Beberapa pengamat mengatakan kedalaman buku pesanan bitcoin yang memburuk telah memainkan peran lebih besar dalam lonjakan harga.

Kedalaman buku pesanan mengacu pada seberapa mudah atau sulitnya untuk masuk dan keluar dari perdagangan besar dengan harga stabil. Kedalamannya terus berkurang sejak runtuhnya crypto exchange FTX dan mencapai level terendah 10 bulan awal bulan ini. 

Dengan kata lain, pesanan beli kecil sekarang memiliki dampak kenaikan yang lebih besar pada harga Bitcoin

 

 
 
 
 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.