Sukses

Harga Kripto Hari Ini 19 Januari 2023: Bitcoin Cs Kompak Terkoreksi

Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang seragam pada perdagangan Kamis (19/1/2023). Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau harus kembali berada di zona merah.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Kamis pagi, 19 Januari 2023, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) harus melemah 2,02 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi masih menguat 19,35 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 20.798 per koin atau setara Rp 314,8 juta juta (asumsi kurs Rp 15.138 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) juga harus kembali melemah. ETH turun 2,76 persen dalam sehari terakhir, tetapi masih menguat 13,22 persen sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level Rp 23,17 juta per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) kembali melemah pag ini. Dalam 24 jam terakhir BNB terkoreksi 3,66 persen, tetapi masih menguat 3,33 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga Rp 4,39 juta per koin. 

Kemudian Cardano, harus kembali berada di zona merah. Dalam satu hari terakhir ADA ambles 5,23 persen, tetapi masih menguat 3,99 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level Rp 4.994 per koin.

Adapun Solana (SOL) kembali melemah dalam satu hari terakhir sebesar 9,03 persen. Namun masih menguat 29,66 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level Rp 320.479 per koin.

Sedangkan XRP juga tak kuat mempertahankan penguatan. XRP tumbang 2,54 persen dalam 24 jam, tetapi masih menguat 2,12 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga Rp 5.752 per koin. 

Koin Meme Dogecoin (DOGE) pada pagi ini kembali terkoreksi. Dalam satu hari terakhir DOGE turun 3,05 persen, tetapi masih menguat 4,97 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 1.226 per token.

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00

Sedangkan Binance USD (BUSD) menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya masih berada di level USD 1,00.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 966,3 miliar atau setara Rp 14.628 triliun. 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Deretan Kripto Ini Berhasil Kalahkan Kinerja Bitcoin

Sebelumnya, pasar kripto baru-baru ini menghijau, karena cryptocurrency terkemuka, bitcoin (BTC), telah meningkat 23,29 persen terhadap dolar AS dalam tujuh hari. 

Mata uang digital terkemuka kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, ethereum (ETH), juga naik 18,39 persen minggu ini. Dari posisi sepuluh besar, bitcoin mengungguli para pesaingnya dalam hal keuntungan tujuh hari. 

Namun, sejumlah besar cryptocurrency di luar sepuluh besar telah melampaui keuntungan BTC pada minggu lalu, dengan peningkatan yang jauh lebih tinggi terhadap dolar AS. 

Dilansir dari Bitcoin.com, Rabu (18/1/2023), berikut deretan kripto yang mengungguli kinerja Bitcoin selama sepekan terakhir.

MANA Coin

Kripto asli metaverse Decentraland, MANA Coin telah naik 88,02 persen minggu ini. Selama 14 hari terakhir, desentralisasi (MANA) telah naik 131,8 persen. Saat ini MANA Coin diperdagangkan di kisaran USD 0,721 atau setara Rp 10.942 per unit (asumsi kurs Rp 15.176 per dolar AS). Namun, masih turun 87 persen dari level tertinggi sepanjang masa pada 25 November 2021. 

 

FXS Coin

Mata uang kripto terkemuka kedua minggu ini adalah frax share (FXS Coin), yang memiliki memperoleh kenaikan 81,69 persen. FXS juga meningkat 111 persen terhadap dolar AS dalam dua minggu. 

3 dari 4 halaman

FXS Coin

 

FTT Coin

Pemenang terbesar ketiga minggu ini adalah token ftx (FTT Coin), karena token pertukaran telah naik 62,82 persen lebih tinggi selama tujuh hari terakhir. FTT berhasil menguat 160,5 persen terhadap dolar AS dalam 14 hari.

HNT Coin dan APTOS Coin

Helium (HNT Coin), juga melonjak 59,53 persen selama seminggu dan 92,8 pesan lebih tinggi dalam dua minggu. Sedangkan Aptos (APT) mengalami peningkatan 57,21 persen dalam tujuh hari dan 114,5 persen dalam 14 hari. 

Sementara itu, karena ada banyak yang menguat selama dua minggu terakhir, ada juga sejumlah aset kripto yang melemah. Menurut statistik tujuh hari terhadap dolar AS, pecundang terbesar adalah jaringan suar (FLR Coin), yang telah kehilangan 16,76 persen minggu lalu. 

Koin ini baru diluncurkan dan baru ada selama lebih dari tujuh hari. Pecundang lainnya terhadap dolar AS minggu ini termasuk nexo (NEXO) dan unus sed leo (LEO). Setelah kenaikan signifikan pada 16 Januari, ekonomi cryptocurrency secara keseluruhan naik 1,47 persen selama 24 jam terakhir.

4 dari 4 halaman

Senator AS Tegaskan Bitcoin Adalah Komoditas Bukan Mata Uang

Sebelumnya, Senator AS John Boozman mengungkapkan, meskipun disebut mata uang kripto, Bitcoin tetap dianggap sebuah komoditas bukan mata uang. Dia menekankan, pertukaran di mana komoditas diperdagangkan, termasuk bitcoin, harus diatur oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

“Bitcoin, meskipun mata uang kripto, itu tetap adalah komoditas. Ini adalah komoditas di mata pengadilan federal dan pendapat ketua Securities and Exchange Commission (SEC). Tidak ada perselisihan tentang ini,” kata Boozman dalam sebuah sidang, dikutip dari Bitcoin.com, Selasa (6/12/2022).

Menyebut keruntuhan FTX mengejutkan, sang senator berkata laporan publik menunjukkan kurangnya manajemen risiko, konflik kepentingan, dan penyalahgunaan dana pelanggan. 

Senator Boozman melanjutkan untuk berbicara tentang regulasi kripto dan memberdayakan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) sebagai pengatur utama pasar spot kripto. 

“CFTC secara konsisten menunjukkan kesediaannya untuk melindungi konsumen melalui tindakan penegakan hukum terhadap aktor jahat,” lanjut Senator Boozman.

Boozman yakin CFTC adalah agensi yang tepat untuk peran regulasi yang diperluas di pasar spot komoditas digital.

Pada Agustus 2022, Boozman dan beberapa senator memperkenalkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Komoditas Digital (DCCPA) untuk memberdayakan CFTC dengan yurisdiksi eksklusif atas pasar spot komoditas digital. 

Dua RUU lainnya telah diperkenalkan di Kongres tahun ini untuk menjadikan regulator derivatif sebagai pengawas utama untuk sektor kripto.

Sementara bitcoin adalah komoditas, Ketua SEC Gary Gensler berulang kali mengatakan sebagian besar token kripto lainnya adalah sekuritas.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS