Sukses

Harga Kripto Hari Ini 10 Desember 2022: Bitcoin dkk Kembali Tergelincir

Liputan6.com, Jakarta - Harga bitcoin dan kripto teratas lainnya bergerak di zona merah pada perdagangan Sabtu, 10 Desember 2022. Mayoritas kripto jajaran teratas berbailk arah ke zona merah.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Sabtu pagi (10/12/2022), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar bitcoin (BTC) melemah tipis 0,33 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, selama sepekan terakhir, harga bitcoin bertambah 0,55 persen. Kini, harga bitcoin berada di posisi USD 17.157 atau sekitar Rp 267,26 juta (asumsi kurs Rp 15.577 per dolar AS).

Demikian juga harga ethereum (ETH) kini berada di zona merah. Dalam 24 jam terakhir, harga ethereum tergelincir 0,91 persen. Selama sepekan terakhir, harga ethereum merosot 2,05 persen. Saat ini, harga ethereum berada di posisi USD 1.265,70 atau sekitar Rp 19,70 juta.

Kemudian harga binance coin (BNB) turun 1,18 persen dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan terakhir, harga BNB merosot 1,91 persen. Kini, harga BNB berada di posisi USD 286,59 atau sekitar Rp 4,45 juta.

Harga XRP juga berada di zona merah dalam 24 jam terakhir. Harga XRP susut 1,1 persen. Dalam sepekan terakhir, harga XRP merosot 1,42 persen. Saat ini, harga XRP berada di posisi USD 0,3886.

Selain itu, harga dogecoin (DOGE) terpangkas 1,2 persen dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga dogecoin jatuh 4,6 persen. Kini, harga dogecoin berada di posisi USD 0,09693.

Demikian juga harga cardano (ADA) melemah dalam 24 jam terakhir. Harga cardano terpangkas 0,67 persen. Selama sepekan terakhir, harga cardano tergelincir 1,94 persen. Dengan demikian, harga cardano berada di posisi USD 0,3124.

Harga polygon (matic) merosot 2,23 persen dalam 24 jam terakhir. Kini harga polygon berada di posisi USD 0,9055. Selama sepekan terakhir, harga polygon terpangkas 3,21 persen.

Stablecoin seperti tether (USDT) berada di zona merah dalam 24 jam terakhir. Demikian juga selama sepekan terakhir. Harga USDT kini berada di posisi USD 1,00.

Harga USD Coin (USDC) berada di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan terakhir, harga USDC naik tips 0,01 persen. Saat ini, harga USDC berada di posisi USD 1,00.

Sementara itu, harga binance USD (busd) naik tipis 0,01 persen. Selama sepekan terakhir, harga BUSD bertambah 0,03 persen. Kini, harga BUSD berada di posisi USD 1,00.

Kapitalisasi pasar kripto global melemah tipis 0,43 persen ke posisi USD 854,37 dalam 24 jam.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Perusahaan Kripto FTX Bangkrut, Investor Ini Kehilangan Gaji Rp 233,7 Miliar

Sebelumnya, investor yang juga merupakan pembawa acara "Shark Tank" Kevin O'Leary mengatakan pada Kamis, 8 Desember 2022 kehilangan semua USD 15 juta (Rp 233,7 miliar) dari FTX kepadanya untuk bertindak sebagai juru bicara pertukaran kripto yang sekarang runtuh.

O'Leary dituntut oleh investor FTX yang mengatakan duta pertukaran seharusnya melakukan lebih banyak uji tuntas yang lebih tinggi sebelum mempromosikan pertukaran kripto tersebut.

Investor Kanada itu juga dikritik oleh pembawa acara “Squawk Box” CNBC atas kegagalannya untuk menilai dengan benar risiko yang terkait dengan investasi dan mempromosikan FTX. O'Leary mengatakan dia menjadi mangsa "pemikiran kelompok", dan tidak ada mitra investasinya yang kehilangan uang.

"Total kesepakatan hanya di bawah USD 15 juta, seluruhnya. Saya memasukkan sekitar USD 9,7 juta ke dalam kripto. Saya pikir itulah yang hilang dari saya. Aku tidak tahu. Semuanya nol,” kata O’Leary, dikutip dari CNBC, Jumat (9/12/2022).

 

3 dari 4 halaman

O’Leary Promosikan FTX di Twitter

O'Leary juga mengakui dia memiliki lebih dari USD 1 juta ekuitas FTX, yang sekarang menjadi tidak berharga karena proses perlindungan kebangkrutan. Menurut dia, ada sisa sedikit saldo lebih dari USD 4 juta konon dimakan oleh pajak dan biaya agen, menurut O'Leary.

O'Leary mempromosikan FTX secara agresif di Twitter dan secara online, menggembar-gemborkan hubungannya yang erat dengan pendiri perusahaan yaitu Sam Bankman-Fried, yang saat ini menghadapi banyak penyelidikan.

Ketika O'Leary ketika pertama kali mulai mempromosikan FTX, dia mengatakan sistem kepatuhan FTX-lah yang menariknya untuk berinvestasi di bursa kripto. Akhirnya, pengajuan perlindungan kebangkrutan Delaware oleh CEO FTX baru John Ray III akan menyebut prosedur risiko, audit, dan kepatuhan FTX sebagai kegagalan total kontrol perusahaan.

4 dari 4 halaman

Dewan Perwakilan AS Minta Mantan CEO FTX Sam Bankman-Fried Bersaksi pada 13 Desember 2022

Sebelumnya, Ketua Komite Layanan Keuangan Dewan Perwakilan AS, Maxine Waters menuntut pada Senin, 5 Desember 2022 agar pendiri dan mantan CEO pertukaran kripto FTX, Sam Bankman-Fried, yang sekarang bangkrut, bersaksi di depan Kongres pada 13 Desember 2022.

"Sangat penting bagi Anda untuk menghadiri sidang kami pada tanggal 13, dan kami bersedia menjadwalkan sidang lanjutan jika ada lebih banyak informasi untuk dibagikan nanti," tulis Perwakilan Maxine Waters, di Twitter, dikutip dari Channel News Asia, Jumat (9/12/2022).

Pada Minggu pekan lalu, Bankman-Fried men-tweet dia akan bersaksi di depan komite setelah dia selesai "mempelajari dan meninjau" peristiwa yang menyebabkan keruntuhan spektakuler pertukaran mata uang kripto miliknya.

Dalam tweet tersebut Bankman-Fried mengatakan dia tidak yakin apakah itu akan terjadi sebelum 13 Desember.

Namun dalam jawabannya pada Senin, Waters menulis di Twitter. berdasarkan peran Bankman-Fried sebagai CEO FTX dan wawancara media selama beberapa minggu terakhir, jelas bagi dewan keuangan informasi yang dimiliki sejauh ini cukup untuk kesaksian.

Bankman-Fried menolak saran penipuan dalam serangkaian wawancara minggu lalu setelah keruntuhan perusahaannya mengejutkan investor dan menyebabkan kreditur menghadapi kerugian sebesar miliaran dolar.

FTX mengajukan kebangkrutan pada bulan November setelah satu minggu di mana kemungkinan merger dengan saingan kripto exchange Binance gagal.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS