Sukses

Harga Kripto Hari Ini 7 Oktober 2022: Bitcoin Melemah, Ethereum Pimpin Penguatan

Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang beragam pada perdagangan Jumat (7/10/2022). Mayoritas kripto kembali melemah setelah sempat menguat hari sebelumnya.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat pagi, 7 Oktober 2022, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) masih melemah 0,39 persen dalam 24 jam, tetapi masih menguat 2,56 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 19.959 per koin atau setara Rp 303,9 juta (asumsi kurs Rp 15.230 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) kembali menguat pagi ini. ETH naik 0,72 persen dalam 24 jam dan 1,69 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.357 per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) juga melemah pagi ini. Dalam 24 jam terakhir BNB turun 4,06 persen dan 0,80 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 280,63 per koin. 

Kemudian Cardano, masih melemah. Dalam satu hari terakhir ADA melorot 0,61 persen dan 1,85 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,4277 per koin.

Adapun Solana (SOL) kembali bertengger di zona merah. Sepanjang satu hari terakhir SOL ambles 0,75 persen dan 1,00 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 33,87 per koin.

Sedangkan XRP masih perkasa pagi ini. XRP naik 0,19 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi masih melemah 1,05 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,4942 per koin. 

Koin meme Dogecoin (DOGE) juga turut melemah pada perdagangan pagi ini. Dalam satu hari terakhir DOGE anjlok 1,50 persen, tetapi masih menguat 4,79 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level USD 0,06332 per token.

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00

Sedangkan Binance USD (BUSD) menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya masih berada di level USD 1,00.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto dalam 24 jam alami pelemahan ke level USD 956,7 miliar dari sebelumnya di level USD 960,8 miliar.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Analis Sebut Pasar Kripto Kuat Bertahan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Sebelumnya, pergerakan pasar aset kripto pada pekan pertama Oktober 2022 masih beragam. Meskipun begitu, pasar kripto secara keseluruhan masih bertahan di tengah gempuran sentimen negatif yang menyerang.

Dilansir dari Coinmarketcap, Kamis (6/10/2022) siang mayoritas kripto jajaran teratas berada di zona merah, dengan Bitcoin alami pelemahan tipis 0,51 persen dalam 24 jam terakhir. Bitcoin kini diperdagangkan di kisaran USD 20.212 atau sekitar Rp 307,5 juta.

Sedangkan Ethereum berhasil bertahan di zona hijau dengan penguatan tipis 0,41 persen dalam 24 jam terakhir. Saat ini Ethereum diperdagangkan di kisaran harga USD 1.360 per koin.

Mengenai pergerakan pasar kripto dan Bitcoin keseluruhan pada pekan pertama Oktober 2022, Country Manager, Luno Indonesia, Jay Jayawijayaningtiyas mengatakan di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi makro saat ini, pasar aset kripto telah bertahan kuat selama tujuh hari terakhir dengan BTC berhasil naik sebesar 3 persen, mengungguli pasar saham dan indeks pasar lainnya.

“Nilai Bitcoin bergerak di rentang sempit antara USD 19,000 hingga USD 20,000 (sekitar Rp 288 juta sampai Rp 303 juta) dalam seminggu terakhir, sehingga menyebabkan tingkat volatilitas mingguan Bitcoin turun ke angka 1.6 persen,” ujar Jay dalam keterangan tertulis, Kamis (6/10/2022).

Adapun, Jay menambahkan, Open interest pada Bitcoin Futures telah melonjak ke level tertinggi sepanjang masa, yaitu sebesar 450.000 BTC karena tingkat pendanaan Bitcoin PERP (Perpetual Protocol) masih berada di level netral, menandakan adanya peningkatan ketertarikan terhadap Bitcoin di antara para pelaku pasar.

3 dari 4 halaman

Popularitas Kripto di Amerika Serikat Menurun Akibat Crypto Winter

Sebelumnya, popularitas cryptocurrency dengan investor Amerika sedang menurun. Menurut survei Bankrate September, pada 2022, hanya sekitar 21 persen orang Amerika yang merasa nyaman berinvestasi dalam cryptocurrency. Itu turun dari 35 persen pada 2021. Penurunan ini terjadi di tengah kondisi yang disebut crypto winter.

Meskipun tingkat kenyamanan turun dengan investor lintas generasi, penurunan itu paling tajam di kalangan milenial. Hampir 30 persen investor Amerika Serikat berusia antara 26 dan 41 tahun merasa nyaman pada 2022, dibandingkan dengan hampir 50 persen pada 2021.

Penurunan ini tidak mengejutkan, mengingat hampir USD 2 triliun atau sekitar Rp 30.395 triliun telah hilang dari seluruh pasar kripto sejak November 2021. Harga mata uang digital populer seperti bitcoin telah berjuang untuk mencapai level tertinggi 2021. 

 

4 dari 4 halaman

Tak Ada Jaminan

Salah satu perwakilan Bankrate, James Royal mengatakan trader aset apa pun adalah penggemar keuntungan. Dengan cryptocurrency utama seperti Bitcoin dan Ethereum turun lebih dari 70 persen dari tertinggi sepanjang masa, tidak mengherankan jika peminatnya menurun. 

"Penurunan harga kripto tidak membantu penyebab menarik lebih banyak orang ke kripto,” ujar Royal, dikutip dari CNBC, Jumat, 30 September 2022.

Bitcoin telah diperdagangkan antara USD 18.000 dan USD 25.000 sejak Juni turun dari rekor tertinggi lebih dari USD 65.000 pada November 2021. Cryptocurrency dianggap sebagai aset yang sangat fluktuatif yang tunduk pada fluktuasi harga yang tidak dapat diprediksi. 

Pakar keuangan biasanya menyarankan untuk tidak menginvestasikan lebih banyak uang ke dalam cryptocurrency karena tidak ada jaminan untuk mendapatkan keuntungan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.