Sukses

Elon Musk Isyaratkan Twitter Bakal Terintegrasi dengan Pembayaran Kripto

Liputan6.com, Jakarta - CEO Spacex dan Tesla, Elon Musk yang mungkin menjadi pemilik baru Twitter Inc, mengadakan pertemuan pertama dengan karyawan Twitter pada Kamis pekan lalu. 

Pada pertemuan itu, Musk menjawab banyak pertanyaan tentang bagaimana dia berencana menjalankan perusahaan media sosial jika tawarannya untuk membeli Twitter berhasil. 

Namun, kesepakatan senilai USD 44 miliar atau sekitar Rp 652,2 triliun saat ini ditahan, dan Musk menuduh Twitter melakukan pelanggaran material terhadap perjanjian merger.

Selama pertemuan tersebut, Musk menyebutkan kripto beberapa kali, menurut transkrip pertemuan dan video bocor yang diposting oleh Project Veritas. Kepala pemasaran Twitter Leslie Berland, bertanya kepada Musk: "Bisakah Anda berbicara sedikit tentang Twitter dan pembayaran?".

Bos Tesla memulai dengan menyatakan "uang pada dasarnya adalah bentuk informasi," menambahkan, "itu pada dasarnya digital”. 

“Saya pikir masuk akal untuk mengintegrasikan pembayaran ke Twitter sehingga mudah untuk mengirim uang bolak-balik, dan mata uang fiat serta kripto pada dasarnya, apa pun yang menurut seseorang berguna,” ujar Musk dikutip dari Bitcoin.com, Selasa (21/6/2022). 

“Jadi tujuan saya adalah memaksimalkan kegunaan layanan semakin bermanfaat, semakin baik. Jika seseorang dapat menggunakannya untuk melakukan pembayaran yang nyaman, itu adalah peningkatan kegunaan,” lanjut Musk.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Penipuan Kripto dan Akun Spam

Berland juga bertanya kepada Musk tentang beberapa masalah yang dia lihat dengan Twitter. Menanggapi pertanyaan tersebut, Musk menjawab, [asti ada tantangan berkelanjutan dengan Twitter dengan akun bot dan akun spam. Ada cukup banyak penipuan kripto di Twitter.

"Sudah lebih baik, tapi masih ada sedikit dari itu. Ada juga orang yang belum tentu bot, tetapi mereka mungkin beroperasi. Anda tahu, satu orang mengoperasikan ratusan akun dan mencoba membuatnya terlihat seperti individu, tetapi sebenarnya tidak,” jelas Musk.

Musk sebelumnya mengatakan bot spam adalah satu-satunya masalah yang paling menjengkelkan di Twitter dan dia bersumpah untuk mengalahkannya "atau mati mencoba," jika upayanya untuk membeli platform media sosial itu berhasil.

3 dari 5 halaman

Elon Musk Tegaskan Komitmen Terus Dukung Dogecoin

Sebelumnya, CEO Tesla dan Spacex, Elon Musk kembali menegaskan komitmennya terhadap dogecoin (DOGE). Dia menegaskan akan terus membeli dan mendukung cryptocurrency meme populer itu. 

Pada Minggu, Elon Musk menulis cuitan, dia akan terus mendukung DOGE. Dia juga mengindikasikan akan terus membeli koin meme. 

"Saya akan terus mendukung Dogecoin," tweet Musk kepada hampir 99 juta pengikutnya pada 19 Juni, dikutip dari Bitcoin.com, Senin (20/6/2022).

Tak sampai situ, pada Sabtu, bos Tesla juga menyebut DOGE di Twitter sebagai tanggapan atas tweet oleh co-creator Dogecoin Billy Markus. Markus menyatakan keinginannya agar orang-orang dapat menggunakan DOGE untuk sesuatu yang lebih dibandingkan hanya untuk skema pump and dump.

Bukan Musk jika cuitannya tentang Dogecoin tidak bisa membuat harga DOGE berubah. Setelah saat cuitan tersebut, DOGE diperdagangkan pada USD 0,062662, atau sekitar Rp 928,84, naik 25 persen dalam 24 jam terakhir.

 

4 dari 5 halaman

Pendukung Dogecoin

Musk telah lama dikenal sebagai pendukung dogecoin. Di komunitas kripto, Musk juga dijuluki sebagai Dogefather. Dia percaya DOGE adalah kripto rakyat dan memiliki potensi sebagai mata uang. Sebaliknya, dia mengatakan bitcoin lebih cocok sebagai penyimpan nilai.

Musk juga sebelumnya mengungkapkan dia secara pribadi memiliki beberapa DOGE selain BTC dan ETH sebagai aset investasinya. 

Pekan lalu, seorang investor dogecoin menggugat Musk, Tesla, dan Spacex karena mempromosikan meme kripto. Gugatan class action senilai USD 258 miliar menuduh Musk dan perusahaannya “secara keliru dan menipu mengklaim dogecoin adalah investasi yang sah ketika tidak memiliki nilai sama sekali”.

Penggugat mengklaim Musk, Tesla, dan Spacex terlibat dalam skema piramida kripto (alias skema Ponzi) melalui mata uang kripto dogecoin.

 

5 dari 5 halaman

Bitcoin Sentuh Level Terendah Sejak 13 Desember 2020

Sebelumnya, harga bitcoin kembali anjlok di bawah USD 20.000 pada Sabtu, 18 Juni 2022. Harga bitcoin sentuh posisi USD 18.740 atau sekitar Rp 277,91 juta (asumsi kurs Rp 14.830 per dolar Amerika Serikat), level terendah sejak 13 Desember 2020.

Dengan investor yang semakin waspada terhadap risiko, aset kripto paling populer di dunia telah kehilangan lebih dari 72 persen nilainya sejak mencapai level tertinggi USD 68.991 atau sekitar Rp 1,02 miliar pada 10 November 2021.

Setelah tenggelam ke USD 18.740 pada Sabtu,18 Juni 2022, harga bitcoin naik menjadi USD 18.941 atau sekitar Rp 280,89 juta pada pukul 15.50 GMT, turun delapan persen dari perdagangan Jumat pekan ini. Demikian mengutip Channel News Asia, Minggu. 19 Juni 2022.

Mata uang digital utama lainnya juga turun pada Sabtu pekan ini termasuk eter yang kehilangan hampir 10 persen nilainya. Pasar saham global juga anjlok pekan ini di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga yang melawan inflasi oleh the Federal Reserve (the Fed) dan bank sentral lainnya dapat memicu resesi.

Kapitalisasi pasar kripto global turun di bawah angka USD 1 triliun pada Senin, 13 Juni 2022 setelah mencapai USD 3 triliun pada November 2021.