Sukses

Tanpa Baking Soda, Ini Trik Bikin Pisang Goreng Renyah dan Tahan Sampai 4 Hari

Kerenyahan pisang goreng akan tetap awet sampai 4 hari meski adonannya tidak memakai baking soda. Ini caranya.

Liputan6.com, Jakarta Pisang goreng bisa dibilang cukup unik dibanding gorengan lain seperti tempe, tahu atau bakwan karena terasa manis dan gurih.

Gorengan lain mungkin lebih enak disantap sendiri atau sebagai pelengkap sarapan. Namun, pisang goreng akan lebih nikmat dimakan ramai-ramai sambil bercengkrama dan bersenda gurau.

Sama seperti gorengan lain, pisang goreng juga mudah ditemui di tukang gorengan dengan harga terjangkau. Hanya saja pisang goreng akan lebih lezat jika dibuat sendiri.

Namun jika dibuat sendiri, pisang goreng sering kali malah tidak renyah. Kalaupun renyah juga hanya bertahan dalam hitungan jam.

Padahal, ada cara yang lebih mudah untuk membuat pisang goreng agar tetap renyah setidaknya hingga 4 hari. Hal ini persis seperti yang dilakukan warganet Instagram @koleksiresepsj, di mana ia bahkan tidak menggunakan baking soda dan margarin.

Kira-kira, apakah ada rahasia khusus yang ia terapkan? Temukan jawabannya pada pembahasan yang dirangkum pada Minggu (16/6/2024) berikut.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 11 halaman

Buat Adonan Pisang Goreng

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat adonan pisang goreng cukup sederhana, yaitu:

●     100 gram tepung terigu.

●     70 gram tepung beras.

●     ½ sdt garam.

●     ½ sdt vanila bubuk.

●     120 ml air.

Langsung masukkan bahan-bahan tersebut secara berurutan ke dalam mangkuk. Aduk dengan sendok atau garpu hingga adonan kental dan tercampur rata.

 

3 dari 11 halaman

Masukkan Pisang ke dalam Adonan

Langkah selanjutnya, siapkan sekitar enam buah pisang kepok. Jenis pisang yang digunakan bebas, tapi pisang kepok merupakan pilihan terbaik karena cenderung lebih lembek.

Iris pisang secara vertikal jadi tiga bagian langsung di atas adonan. Dengan irisan seperti itu, pisang goreng akan jadi lebih garing. Aduk-aduk pisang sampai semua bagian terlumuri dengan adonan

4 dari 11 halaman

Goreng Adonan Pisang

Panaskan minyak secukupnya pada wajan dengan api kecil, lalu masukkan adonan pisang satu per satu ke dalam wajan. Jangan lupa untuk membolak-balikkan pisang goreng agar dapat matang dengan lebih merata.

5 dari 11 halaman

Pisang Goreng Jadi Sangat Renyah

Jika pisang goreng sudah berwarna kecoklatan, segera matikan kompor lalu tiriskan pisang goreng di atas piring. Sekarang pisang goreng yang renyah siap untuk disantap dengan secangkir kopi dan akan tetap awet hingga empat hari ke depan.

6 dari 11 halaman

Beberapa Pertanyaan Warganet Mengenai Pisang Goreng

7 dari 11 halaman

Apakah Pisang Goreng Sehat?

Nutrisi yang baik untuk tubuh dapat ditemukan dalam pisang goreng, akan tetapi tingginya kandungan lemak, kolesterol, dan karbohidrat di dalamnya dapat berdampak negatif pada kesehatan, terutama apabila dikonsumsi secara berlebihan. Jadi, akan lebih sehat mengonsumsi pisang segar daripada pisang yang digoreng.

8 dari 11 halaman

Apakah Pisang Goreng Termasuk Makanan Tradisional?

Makanan pasar tradisional yang populer dikenal dengan nama pisang goreng seringkali dijual oleh penjual keliling menggunakan gerobak atau panggung kecil. Sebagai tambahan, biasanya disajikan bersama dengan gula pasir.

9 dari 11 halaman

Apa Rasa Pisang Goreng?

Konsistensi yang krispi pada lapisan luar namun kesan lembut di dalamnya, dengan rasa manis yang bercampur dengan gurih, menjadikan pisang goreng diminati oleh hampir semua orang.

10 dari 11 halaman

Pisang Kepok Bagus untuk Apa?

Pisang yang sering dijadikan pisang goreng ini memiliki manfaat yang sangat melimpah, berkat kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya seperti vitamin A, B6, dan C. Bagi ibu hamil, pisang kepok dapat membantu mengurangi mual dan muntah, memberikan energi, menjaga tekanan darah, serta mengurangi kemungkinan bayi lahir cacat.

11 dari 11 halaman

Pisang Kepok Rasanya Seperti Apa?

Kulit pisang kepok memiliki ketebalan yang sangat tinggi dengan warna yang mencolok dari hijau ke kuning. Saat matang, dagingnya berubah menjadi kuning kemerahan dan memiliki tekstur yang agak keras. Meskipun rasanya manis, namun aromanya tidak begitu wangi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.