Sukses

Termasuk Konsumsi Madu Murni, Cara Ini Bisa Atasi Gejala Panas Dalam!

Liputan6.com, Jakarta Salah satu kondisi yang dapat menganggu kenyamanan Anda dalam menyantap sebuah makanan adalah panas dalam. Kondisi tersebut merupakan sebuah gejala dari inveksi virus atau bakteri. 

Walaupun tidak terdapat pada istilah medis, kondisi panas dalam bisa ditimbulkan dari banyaknya Anda mengonsumsi makanan yang bersifat panas atau dingin.

Tak jarang pula, panas dalam dapat dikaitkan dengan peradangan di tubuh, seperti iritasi tenggorokan, asam lambung yang terasa, hingga infeksi saluran ISPA. Selain itu, panas dalam juga dapat disebabkan oleh flu, cuaca yang tidak menentu, hingga dispepsia. 

Jika sedang merasakan gejala tersebut, Anda harus mengetahui bagaimana mengatasi panas dalam. Untuk itu, simak caranya di bawah ini!

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

1. Konsumsi Madu Murni

Madu murni memiliki banyak kandungan yang baik untuk tubuh, termasuk dalam mengatasi panas dalam. Pasalnya, madu murni dapat menangkal radikal bebas, meningkatkan imun tubuh, hingga meredakan batuk. Untuk mengatasi gejala panas dalam, Anda dapat mengonsumsi satu sendok madu murni secara langsung.

2. Konsumsi Makanan Kaya Vitamin C

Selain madu murni, Anda juga dapat rutin mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C. Vitamin C dapat membantu Anda dalam menangkal radikal bebas yang menyebabkan panas dalam dan meningkatkan imunitas. Anda bisa mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, seperti pisang, jeruk, tomat, atau brokoli. 

3 dari 3 halaman

3. Selalu Jaga Kebersihan Mulut

Cara selanjutnya untuk mengatasi gejala panas dalam adalah dengan disiplin dalam menjaga kebersihan mulut. Salah satu caranya adalah dengan rutin menyikat gigi, setelah bangun atau sebelum tidur. Dengan menjaga kebersihan mulut, Anda dapat mengkolonisasi bakteri di rongga mulut yang dapat menyebabkan panas dalam. 

4. Jauhi Paparan Asap

Selain menjaga kebersihan mulut, Anda juga harus menjauhi paparan asap berlebih yang dapat memicu gejala panas dalam. Jika Anda menghirup asap dalam jumlah yang banyak, rasa tidak nyaman di tenggorokan akan muncul.

Jika diharuskan untuk keluar rumah, Anda dapat menyiasati hal tersebut dengan menggunakan masker guna melindungi saluran pernapasan dari paparan asap yang berlebih.

5. Selalu Minum Air Putih

Terakhir, Anda juga dapat mengonsumsi air putih agar gejala panas dalam tak muncul. Pasalnya, salah satu penyebab panas dalam muncul adalah dehidrasi yang terjadi. 

Jika kondisi tersebut menimpa Anda, bibir pecah-pecah dan tenggorokan kering akan terjadi. Kemungkinan Anda mengalami panas dalam pun akan semakin besar. 

Untuk itu, Anda dapat minum air putih dua liter setiap harinya. Dengan itu, kebutuhan cairan dalam tubuh Anda tetap terjaga dan metabolisme dalam tubuh pun akan semakin optimal.

 

(*) 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS