Sukses

Stres dengan Pekerjaan, 5 Dampak Buruk Ini Akan Kamu Alami

Liputan6.com, Jakarta - Pekerjaan yang paling menyenangkan sekalipun pasti terkadang membuat stres. Padahal, stres di tempat kerja sebenarnya dapat berdampak buruk untuk kesehatan.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menangani stres di tempat kerja, seperti meditasi, olahraga, memiliki dunia lain selain di kantor, dan lainnya. Namun demikian, kamu juga harus mengetahui dampak buruk stres dengan pekerjaan terhadap kesehatan. Melansir dari Nypost, ini dia.

1. Sulit tidur

Psikolog klinis Monique Reynolds dari Center for Anxiety and Behavior Change yang berbasis di Maryland mengatakan bahwa banyak orang mengaku padanya mereka tak bisa tidur karena banyak pikiran di kantor. Bila itu terjadi sesekali, tidak masalah. Tapi bila hal tersebut terjadi berkali-kali, itu tandanya kamu sudah mulai stres dengan pekerjaan.

"Mereka bangun di tengah malam memikirkan daftar pekerjaan yang harus dilakukan. Jika itu terjadi berkali-kali, itu pertanda sesuatu yang tak seimbang," kata Reynolds.

2. Kesehatan mental terganggu

Peningkatan stres akibat pekerjaan juga dapat memperburuk masalah kesehatan yang dimiliki seseorang. Bila terlalu mengkhawatirkan lingkungan kerja yang tidak sehat, hal tersebut akan memperburuk kesehatan.

Bahkan E Kevin Kelloway, Ketua Penelitian Kanada dalam Psikologi Kesehatan Kerja di Universitas St. Mary mengatakan bahwa perawatan yang tak adil di tempat kerja dapat menyebabkan seseorang terlalu stres.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

2 dari 2 halaman

3. Sakit kepala

Saat lingkungan kantor sudah tidak sehat, semua otot di tubuh akan mengalami ketegangan. American Psychological Association mengatakan bahwa ketegangan kronis pada leher, bahu, dan kepala dapat dikaitkan dengan migrain dan sakit kepala.

4. Merasa lelah tiap waktu

Imbas dari otot tubuh yang tegang adalah Anda akan merasa lelah sepanjang waktu. Kelloway mengatakan bahwa tidak ada cara pasti bagaimana seseorang bereaksi terhadap tempat kerja yang tak sehat.

5. Nafsu makan berubah

Kerja di bawah tekanan membuat otak menekan pencernaan agar fokus menyelamatkan kita dari pekerjaan yang tak sehat. Di bawah tekanan jangka panjang, kelenjar adrenalin akan lepas dan membangun kortisol, hormon yang meningkatkan rasa lapar. Kamu pun akan mencari rasa nyaman dari makanan

Reporter: Syifa Fauziah

Sumber: Brilio.net