Sukses

4 Perubahan Geopolitik yang Mengejutkan Setelah Kim Jong-un Bersua Trump

Liputan6.com, Jakarta Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengadakan pertemuan selama lebih dari empat jam pada 12 Juni lalu di Singapura.

Dari pertemuan bersejarah yang menyedot perhatian seluruh dunia tersebut dihasilkan beberapa kesepakatan oleh dua belah pihak.

Usai pertemuan, mereka diharapkan membawa perubahan yang lebih baik untuk hubungan kedua belah negara bahkan dunia. Apa saja perubahan nantinya?

1 dari 5 halaman

1. Kesepakatan Denuklirisasi

Pertemuan Presiden Trump dan Kim Jong-un berujung pada kesepakatan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Dilansir dari laman The Independent, Selasa (12/6/2018), dalam jumpa pers usai pertemuan, Trump terdengar cukup optimistis dan menyampaikan terima kasih kepada Kim karena sudah mengambil langkah penting demi masa depan lebih baik bagi rakyatnya.

2 dari 5 halaman

2. Menghentikan Latihan Militer AS-Korsel

Trump juga mengatakan AS akan menghentikan operasi latihan militer bersama Korea Selatan di Semenanjung Korea sebagai bentuk penghormatan atas kesepakatan dengan Korut.

Namun di saat yang sama, ketika pesawat Trump meninggalkan Singapura, militer AS di Korsel tidak menerima perintah apa pun untuk menghentikan latihan gabungan.

3 dari 5 halaman

3. Membangun Perdamaian di Semenanjung Korea

Pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Hotel Capella, Singapura menjadi bersejarah. Pertemuan ini dikatakan bersejarah karena selama puluhan tahun antara kedua negara tersebut saling bermusuhan.

Dalam pertemuan itu keduanya sepakat akan menggabungkan upaya-upaya mereka untuk membangun perdamaian yang abadi dan stabil di Semenanjung Korea.

4 dari 5 halaman

4. Kim Jong Un Akan Berkunjung ke Amerika

Pertemuan Trump dan Kim Jong Un di Singapura terbilang berhasil, mengingat ketegangan antara kedua negara yang menguat sebelumnya. Bahkan, undangan Trump kepada Kim untuk mengunjungi AS disambut positif oleh pemimpin negara Korut.

"Kim Jong-un mengundang Trump untuk mengunjungi Pyongyang jika waktunya sudah tepat, dan Trump pun menyampaikan undangan serupa agar Kim berkunjung ke AS," demikian dilaporkan media pemerintah Korut, KCNA, dikutip dari the Guardian, Rabu (13/6/2018).

Reporter:

Syifa Hanifah

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Donald Trump: Kim Jong-un Pria Tangguh, tapi...
Artikel Selanjutnya
Donald Trump Dicalonkan Jadi Penerima Nobel Perdamaian