Sukses

Deretan Hoaks Seputar Arab Saudi, dari Politik hingga Olahraga

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa mencatut nama negara mana saja tak terkecuali Arab Saudi. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks seputar Arab Saudi? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Klarifikasi Pemain Timnas Arab Saudi dapat Rolls-Royce Usai Kalahkan Argentina di Piala Dunia 2022

Kabar tentang semua pemain Timnas Arab Saudi mendapatkan hadiah mobil Rolls-Royce usai mengalahkan Argentina di Piala Dunia Qatar 2022 beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 23 November 2022.

Akun Facebook tersebut mengklaim bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman (MBS) akan membagikan mobil mewah Rolls-Royce kepada setiap pemain Timnas Arab Saudi.

Hal itu merupakan apresiasi atas kemenangan Timnas Arab Saudi atas Argentina dalam pertandingan penyisihan grup Piala Dunia Qatar 2022.

"Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman ( MBS ) kabarnya akan membagikan mobil Rolls Royce Phantom kepada setiap pemain sepak bola timnas Arab Saudi setelah mengalahkan Argentina 2-1 .setiap pemain sudah diminta untuk memilih warna dan aksesoris untuk jatah Rolls-Royce mereka.

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi mengumumkan hari libur nasional pada 23 November 2022 setelah kemenangan bersejarah Piala Dunia FIFA melawan Argentina, timnas unggulan dengan Lionel Messi sebagai jagoannya. Di keluarga Rolls-Royce yang dijual massal, Phantom adalah varian top of the line atau flagship. Rolls-Royce Phantom panjangnya 6 meter, dan ditenagai mesin V12 turbo 6.749 cc yang bertenaga setara 564 hp serta torsi 900 Nm. Harganya sekitar Rp 20 miliar di luar negeri," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah beberapa kali direspons dan mendapat 9 komentar warganet.

Benarkah semua pemain Timnas Arab Saudi mendapat mobil Rolls-Royce usai mengalahkan Argentina pada Piala Dunia Qatar 2022? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Kerajaan Arab Saudi Beri Gelar Amirul Kazzab bagi Presiden Jokowi

Beredar di media sosial posting-an potongan video berita dari Metro TV dengan judul "Kerajaan Arab Saudi Berikan Gelar Amirul Kazzab bagi Presiden Jokowi". Posting-an ini beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mem-posting-nya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 6 Maret 2019.

Dalam posting-annya terdapat potongan video berita dari Metro TV dengan judul "Kerajaan Saudi Berikan Gelar Amirul Kazzab Bagi Presiden"

Akun itu menambahkan narasi:

"BODOHNYA METRO TV.Jokowi Mendapat Gelar dari Raja Salman yaitu AMIRUL KAZZAB langsung di beritakan.Tahu tidak apa artinya AMIRUL KAZZAB...???

Amirul = Pemimpin.

Kazzab =Pembohong.Makanya Sebelum di liput tanya dulu Artinya Amirul Kazzab."

Lalu benarkah posting-an potongan video berita dari Metro TV dengan judul "Kerajaan Arab Saudi Berikan Gelar Amirul Kazzab bagi Presiden Jokowi?" Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Kabar Raja Arab Saudi Minta Jokowi Pecat Menag Yaqut

Kabar tentang Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud meminta Presiden Jokowi memecat Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan akun Facebook Putri Putri pada 15 Juni 2021.

Akun Facebook Putri Putri mengunggah gambar tangkapan layar video berjudul "Raja Arab minta Jokowi Pecat Yaqut Kalo Menagnya Masih Dia, Kita Stop Haji!!!" yang dimuat channel YouTube MENEMBUS BATAS.

"MAKIN TERLIHAT KEJELEKANNYA, MAKIN MULIA ORANG YANG TERANIAYA," tulis akun Facebook Putri Putri.

Konten yang disebarkan akun Facebook Putri Putri telah 138 kali dibagikan dan mendapat 114 komentar warganet.

Benarkah Raja Arab Saudi meminta Jokowi memecat Menag Yaqut? Simak dalam artikel berikut ini...

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS