Sukses

Deretan Hoaks Seputar KPK, Simak Faktanya

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait KPK kerap beredar di masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks seputar KPK? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Video KPK Menyita Harta Mendagri Tito Karnavian

Beredar di media sosial postingan video yang menyebut harta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian disita KPK. Postingan video ini beredar sejak awal pekan kemarin.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Youtube. Akun itu mengunggahnya pada 13 November 2022.

Akun tersebut mengunggah video berjudul "PAGI INI~KEKAYAAN TITO MENDAGRI DISITA‼️KPK GERAK CEPAT LAKUKAN INI BIAR JERA"

Lalu benarkah video yang mengklaim kekayaan Mendagri Tito Karnavian disita KPK? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Video KPK Geledah Rumah Hasto Kristiyanto dan Temukan Uang Rp 50 Miliar

Beredar di media sosial postingan video yang mengklaim KPK menggeledah rumah Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan menemukan uang Rp 50 miliar. Postingan itu diunggah beberapa waktu lalu.

Salah satu akun mengunggahnya di Youtube. Akun itu mempostingnya pada 27 September 2022.

Dalam postingan video itu diklaim bahwa KPK menemukan uang Rp 50 miliar di rumah Hasto Kristiyanto. Video itu telah ditonton hingga 96.502 kali hingga saat ini.

Lalu benarkah postingan video yang mengklaim KPK menggeledah rumah Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan menemukan uang Rp 50 miliar? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Waspada Hoaks Surat Kabar Catut Nama KPK

Beredar di masyarakat surat kabar atau koran mencatut nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Koran KPK ini sudah banyak beredar sejak beberapa waktu lalu.

Dalam koran yang beredar menggunakan logo yang identik dengan logo KPK. Koran ini banyak ditemukan di Jakarta dan beberapa daerah lainnya.

Selain itu koran palsu ini juga banyak ditemukan akunnya di media sosial Facebook. Beberapa akun tersebut mempunyai followers sebanyak ribuan akun.

Lalu benarkah KPK mempunyai dan menerbitkan koran bernama 'Koran Pengawas Korupsi'? Simak dalam artikel berikut ini...

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.