Sukses

Deretan Hoaks Terkait G20, Malaysia Ditolak Jokowi hingga Alasan Putin Tak Datang

Liputan6.com, Jakarta - Acara puncak G20 telah sukses digelar tengah pekan ini. Ironisnya, sejumlah hoaks mewarnai KTT yang digelar di Bali tersebut.

Lalu apa saja hoaks seputar G20? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Vladimir Putin Tak Hadir di KTT G20 karena Sibuk Mancing Ikan

Kabar tentang Presiden Rusia Vladimir Putin tak hadir di KTT G20 karena sibuk memancing ikan beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facbeook pada 16 November 2022.

Akun Facebook tersebut mengunggah video berisi aksi Vladimir Putin yang tengah memancing ikan di sungai. Video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan Putin sedang menyusuri sungai sambil memegang alat pancing ikan.

Video tersebut kemudian dikaitkan dengan kabar bahwa Putin tidak hadir di KTT G20 karena sibuk memancing ikan.

"Pantesan gak keliatan di KTT G 20..🥴🤔

Ternyata Om Putin lagi asyik mancing.. 😅

Semoga banyak dapat ikan nya ya 😋🤭," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 42 kali ditonton dan mendapat 3 komentar dari warganet.

Benarkah Vladimir Putin tak hadir di KTT G20 karena sibuk memancing ikan? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Presiden Jokowi Tolak Malaysia Jadi Anggota Penuh G20

Beredar di media sosial postingan video yang mengklaim Presiden Jokowi menolak Malaysia sebagai anggota penuh G20. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 10 November 2022.

Dalam postingannya terdapat video berjudul "Jokowi Dodo Tolak Malaysia menjadi anggota penuh G20"

Video itu juga disertai narasi "Jokowi tolak Malaysia menjadi anggota penuh G20, jangan remehkan Indonesia"

Lalu benarkah postingan video yang mengklaim Jokowi menolak Malaysia menjadi anggota G20? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Video Anies Baswedan Ditunjuk Pimpin Sidang KTT G20

Sebuah video yang diklaim Anies Baswedan ditunjuk memimpin sidang KTT G20 beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada Selasa 15 November 2022.

Akun Facebook tersebut mengunggah video berdurasi 9 menit 21 detik. Thumbnail dari video itu memuat foto suasana rapat dalam pertemuan G20. Terdapat juga foto Anies yang diklaim memimpin langsung pertemuan tersebut.

"BREAKING NEWS

BAHASA INGGRIS JOKOWI BLEPOTAN

ANIES GANTIKAN JKW PIDATO KEBANGSAAN DI G20," demikian narasi dalam gambar tersebut.

"BIKIN M4LU❗BAHASA INGGRISNYA BL3P0TAN, ANIES LANGSUNG DI TUNJUK PIMPIN SIDANG G20," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 101 ribu kali ditonton dan mendapat 2.400 komentar dari warganet.

Benarkah Anies Baswedan ditunjuk memimpin sidang KTT G20? Simak dalam artikel berikut ini...

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.