Sukses

Kominfo Dorong Peningkatan Literasi Digital di Papua

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong menyatakan, tantangan literasi digital untuk mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masuk ke dalam ekosistem digital di Papua dan Papua Barat berangsur-angsur teratasi.

Menurut Usman, salah satu solusinya dengan melibatkan para relawan setempat dalam kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Nantinya, kegiatan tersebut akan diadakan di Papua pada Agustus 2022.

"Saya kemarin rapat dengan mereka secara zoom, mereka hebat-hebat, paling tidak mereka peduli dan mereka mau. Saya kira ini tak dimiliki tempat-tempat lain, seantusias itu anak-anak muda di Papua untuk menjadi relawan dalam konteks pengembangan UMKM dengan memberikan pendampingan," ucap Usman dilansir dari Antara, Jumat (19/8/2022).

Usman menambahkan, pihaknya juga terus berupaya menyediakan infrastruktur digital di Papua. Satu di antaranya dengan menyediakan 65 persen Base Transceiver Station (BTS) nasional selama 2021-2022 sebanyak 2.765 BTS 4G di Papua maupun Papua Barat.

Selain perihal infrastruktur digital, penyiapan sumber daya manusia (SDM) juga dilakukan dengan pemberian pelatihan literasi digital oleh Kominfo, Kementerian Koperasi dan UKM, dan Bank Indonesia, seperti cara berjualan secara online.

"Semua kita bersinergi agar setelah infrastrukturnya ada, SDM-nya bagus, kemudian produknya bisa dijual bukan hanya ke Jawa, tetapi ke mancanegara," ucap Usman.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha Kemenkop Christina Agustin mengatakan, pihaknya fokus mendorong digitalisasi UMKM dan meningkatkan startup melalui lembaga inkubator di Papua.

"Kami menyasar ke semua wilayah di Papua mengingat bahwa Papua dan Papua Barat menjadi prioritas kita di dalam upaya untuk peningkatan kapasitas SDM-nya, atau terkait dengan peningkatan literasi digitalnya, Jadi berbagai sektor itu kita upayakan bersama agar Gernas BBI bisa berhasil," kata Christina.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS