Sukses

Deretan Hoaks Seputar Ibadah Haji, Simak Faktanya

Liputan6.com, Jakarta - Kumpulan hoaks seputar penyelenggaraan ibadah haji terus beredar di masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks seputar ibadah haji? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Pernyataan Wapres Ma'ruf Amin Tak Sengaja Pakai Dana Haji Pemerintah Tak Berdosa

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pernyataan Wakil Presiden Ma'ruf Amin pemerintah tak sengaja pakai dana haji jadi tidak dosa. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 10 Juni 2022.

Klaim pernyataan Wapres Ma'ruf Amin pemerintah tak sengaja pakai dana haji jadi tidak berdosa tersebut berupa tangkapan layar artikel Vivanews berjudul "Wapres: Pemerintah Gak Sengaja Memakai Dana Haji Jadi Tak Berdosa"

Dimuat pada Minggu, 21 Juni 2020. Ditulis oleh Lilis Khalisotussurur.

Dalam artikel tersebut terdapat foto berupa tangkapan layar artikel berjudul.

"Wapres Pemerintah Gak Sengaja Memakai Dana Haji Jadi Gak Berdosa".

Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Owhh.... begitu ya?

Pantesan minta nambah lagi".

Benarkah Klaim pernyataan Wapres Ma'ruf Amin pemerintah tak sengaja pakai dana haji jadi tidak berdosa? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Aceh Mempersiapkan Haji Sendiri Lepas dari Kemenag

Kabar tentang Provinsi Aceh mempersiapkan haji sendiri lepas dari Kementerian Agama (Kemenag) beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 7 Juni 2022.

Akun Facebook tersebut mengunggah video berisi pernyataan seorang pria yang menyebut bahwa Aceh sedang mempersiapkan haji, lepas dari Kemenag.

"Sekarang di Aceh, mereka mempersiapkan untuk haji terlepas dari Kemenag. Kalau sempat ini terjadi, di mana wibawa kita," demikian pernyataan pria tersebut.

Pada klip selanjutnya, terdapat ceramah dari Ustaz Abdul Somad. Video itu kemudian dikaitkan dengan kabar bahwa Aceh mempersiapkan haji terlepas dari Kemenag.

"Aceh siapkan Haji lepas dari Menag," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 4,8 juta kali ditonton dan mendapat 13 ribu komentar dari warganet.

Benarkah Provinsi Aceh mempersiapkan ibadah haji sendiri lepas dari Kemenag? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar 10 Ribu Tambahan Kuota Haji Diambil Pemerintah karena Negara Bangkrut

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim 10 ribu tambahan kuota haji tidak diambil pemerintah karena negara bangkrut tidak bisa mengembalikan dananya.

Klaim 10 ribu tambahan kuota haji tidak diambil pemerintah karena negara bangkrut tidak bisa mengembalikan dananya diunggah salah satu akun Facebook, pada 2 Juli 2022.

Unggahan tersebut berupa tulisan sebagai berikut.

"KACAU DAN PARAH...! TAMBAHAN 10 RIBU QUOTA HAJI 2022 TIDAK DI AMBIL KARENA NEGARA BANGKRUT TIDAK BISA KEMBALIKAN DANA HAJI YANG DI EMBAT.Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mengatakan penambahan kuota haji sebanyak 10 ribu jemaah yang diberikan pemerintah Arab Saudi kepada RI tidak jadi diambil.Karena ga ada duitnya 😀 efek haji diurusin sama si luhut k4fir, kenapa bisa gitu, karena biaya haji sekarang harus dikeluarkan dari APBN bukan dari tabungan haji, karena dananya udah nggak ada, dipake buat infrastruktur dan kepentingan lain diluar haji, jadi biar APBN tidak terlalu berat, kuotanya dikecilkan."

Kemudian disertai dengan tangkapan layar artikel berjudul "Komisi VII DPR Sebut Tambahan 10 Ribu Kuota Haji untuk RI Tak Jadi Diambil" yang dimuat situs detiknews.

Benarkah klaim 10 ribu tambahan kuota haji tidak diambil pemerintah karena negara bangkrut tidak bisa mengembalikan dananya? Simak dalam artikel berikut ini...

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.