Sukses

Kementerian Kesehatan Singapura Tanggapi Serius Blog Hoaks Seputar Vaksin Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) bersikap tegas bagi penyebar hoaks terkait vaksin covid-19. Mereka menilai hoaks tersebut bisa membahayakan kesehatan masyarakat.

Salah satu yang menjadi sorotan MOH adalah blog milik Cheah Kit Sun, seorang penulis lokal Singapura. Dia menulis artikel berjudul "Jangan Berpartisipasi Dalam Masyarakat Yang Menolak Anda".

Artikel blog itu juga diposting oleh Ketua Partai Oposisi, Goh Meng Seng. Artikel itu menyebutkan bahwa vaksin covid-19 adalah barang paling berbahaya yang pernah dikembangkan sepanjang ingatan.

Cheah juga mengutip data dari Sistem Pelaporan Kejadian Buruk Vaksin (Vaers) Amerika Serikat, yang mengklaim bahwa vaksin ini telah menyebabkan cedera dan kematian yang lebih serius daripada semua vaksin lain yang digabungkan selama dekade terakhir.

MOH pun membantah klaim tersebut dan menyatakan vaksin covid-19 yang digunakan di Singapura telah dinilai aman dan efektif oleh lembaga kesehatan dan ilmiah di seluruh dunia.

Hingga 31 Oktober 2021, hanya 0,006 persen dosis vaksin yang mengakibatkan cedera serius. Sejauh ini tidak ada kematian yang dikaitkan dengan vaksinasi covid-19.

"Tulisan Cheah keliru karena membesar-besarkan bahaya vaksin covid-19 dan mencegah seseorang untuk ikut divaksin. Jika ada orang yang percaya pada tulisan ini maka dampaknya bagi kesehatan bakal serius," bunyi pernyataan MOH dilansir Straits Times.

"Manfaat vaksin jauh lebih besar daripada risikonya. Untuk itu kami memerintahkan agar Cheah memberikan koreksi di bagian atas setiap halaman web atau postingan di media sosial yang menjelaskan bahwa itu merupakan pernyataan palsu. Sangat penting untuk mengoreksi hoaks ini mengingat kami sedang menjalankan program booster vaksinasi covid-19."

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.