Sukses

Masih Banyak, Kominfo Turunkan 5.013 Konten Hoaks Seputar Covid-19 di Medsos

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi covid-19 masih terjadi di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Ironisnya kondisi semakin diperparah karena penyebaran hoaks seputar penyakit ini masih terjadi di masyarakat.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam laporannya hingga Minggu (21/11/2021) menemukan 1.995 isu hoaks seputar covid-19 di media sosial. Total sebarannya juga luar biasa yakni mencapai 5.146.

Facebook menjadi platform media sosial terbanyak untuk penyebaran hoaks seputar covid-19 ini. Kominfo mencatat ada 4.447 konten hoaks di sana.

Sementara Twitter berada di posisi kedua dengan 572 konten hoaks diikuti Youtube dengan 55 konten. Sementara di Instagram ditemukan 47 konten dan TikTok sebanyak 25 konten.

Hingga saat ini Kominfo telah menurunkan 5.013 konten hoaks seputar covid-19. Sementara yang dilanjutkan ke ranah penegakan hukum mencapai 767 kasus.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.