Sukses

6 Hoaks yang Beredar dalam Sepekan, Simak Faktanya

Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com telah melakukan penelusuran informasi yang beredar di media sosial, mulai dari kapal selam Nanggala 402 yang tenggelam sampai Covid-19.

Hasil dari penelusuran membuktikan sejumlah informasi yang beredar tersebut hoaks, betuknya pun berbagai macam seperti foto, video dan tulisan.

Berikut informasi hoaks yang beredar dalam sepekan:

1. Informasi Kapal Selam Naggala 402 Ditemukan Semua Selamat

 Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Kapal Selam Naggala 402 ditemukan semua selamat, klaim tersebut diunggah akun Facebook Otnasob Matab, pada 22 April 2021.

Unggahanklaim Kapal Selam Naggala 402 ditemukan semua selamat tersebut berupa tautan artikel berjudul "Alhamdulillah, Kapal Selam Nanggal 402 Sudah Ditemukan SEMUA SELAMAT" yang dimuat situs batamclick.com, pada 22 Februari 2021.

Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Alhamdulillah, Kapal Selam Nanggal 402 Sudah Ditemukan SEMUA SELAMAT "

Berikut isi artikel tersebut:

"BATAMCLICK.COM: Kabar baik datang dari kapal selam KRI Nanggala 402 milik TNI Angkatan Laut, yang sempat dinyatakan hilang sejak dini hari tadi, Rabu 21 April 2021. Kabar terbaru, muncul kontak dari kapal selam tempur buatan Jerman itu.

Seperti Dikutip VIVA Militer dari akun Twitter bernama Jurnal Maritim, disebutkan bahwa kontak dengan KRI Nanggala 402 sudah bisa dilakukan. Akan tetapi, salah satu alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI itu masih belum mampu untuk kembali naik ke permukaan.

Lebih lanjut laporan itu menyebut, lewat sonar aktif diketahui ada pergerakan di bawah laut di sekitar tumpahan minyak (oil spill). Kapal selam KRI Nanggala 402 diprediksi mengalami masalah pada electric pump (mesin pendorong elektrik) dan bateray.

Terima kabar: Sudah ada kontak dengan KRI Nanggala 402 namun Kasel belum bisa naik ke permukaan. Hasil SONAR aktif REM: ada pergerakan bawah laut dengan V 2.5Kts di sekitar lokasi oil spill,” bunyi pernyataan Jurnal Maritim di Twitter

”Diperkirakan ada masalah pada electric pump dan bateray,” lanjut pernyataan tersebut.

Sejauh ini VIVA Militer telah berusaha berkomunikasi dengan TNI AL. Tapi, TNI belum memberikan konfirmasi terkait informasi ditemukannya KRI Nenggala 402 yang disiarkan JM itu, hanya saja TNI berharap seluruh awak bisa ditemukan dalam kondisi selamat.

Kapal selam yang dibuat oleh perusahaan pembuat kapal Howaldtswerke-Deutsche Werft (HDW) ini rencananya akan melakukan uji coba tembak torpedo di perairan Bali. Akan tetapi, KRI Nanggala 402 malah hilang kontak dengan pusat komando TNI Angkatan Laut.

KRI Nanggala 402 dilaporkan hilang beberapa setelah mendapatkan izin untuk menyelam. Kapal selam ini dilaporkan hilang kontak pada pukul 03.00 WIB.

Sumber viva.co.id."

Benarkah klaim Kapal Selam Naggala 402 ditemukan semua selamat? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim Kapal Selam Naggala 402 ditemukan semua selamat tidak benar.

Dalam artikel yang dijadikan sumber klaim tidak terdapat kalimat yang menyebutkan Kapal Selam Nanggal 402 ditemukan semua selamat, tetapi hanya mengabarkan Kapal Selam TNI Nanggala 402 terdeteksi.

 

2. Vaksin Covid-19 Pfizer Bakal Ditambah Chip Microsoft untuk Kurangi Gejala

Beredar di media sosial postingan terkait vaksin covid-19 buatan Pfizer akan diupgrade dengan memasangkan chip dari Microsoft untuk mengurangi gejala. Postingan itu ramai dibagikan sejak pekan lalu.

Salah satu yang mempostingnya adalah akun bernama Karon LeMay Holley. Dia mengunggahnya di Facebook pada 25 April 2021.

Dalam postingannya terdapat potongan judul artikel berita "Pfizer Announces COVID-19 Vaccine Upgrade, Now Includes Microsoft Chip For Reduced Symptoms".

Atau dalam Bahasa Indonesia "Pfizer Mengumumkan Peningkatan Vaksin COVID-19, Sekarang Termasuk Chip Microsoft Untuk Mengurangi Gejala"

Lalu benarkah vaksin covid-19 buatan Pfizer akan diupgrade dengan memasangkan chip dari Microsoft untuk mengurangi gejala? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, postingan yang menyebut vaksin covid-19 buatan Pfizer akan diupgrade dengan memasangkan chip dari Microsoft untuk mengurangi gejala adalah hoaks.

 

3. Foto Syuting Film Horor agar Masyarakat Indonesia Mau Divaksin

 Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto syuting film horor untuk masyarakat Indonesia agar mau divaksin.

Foto tersebut diunggah akun Facebook Azizah Kurniawan, pada 26 April 2021, sebagai berikut:

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim foto suting film horor agar masyarakat Indonesia mau divaksin

Klaim foto syuting film horor untuk masyarakat Indonesia agar mau divaksin menampilkan sejumlah benda berwarna hitam berbentuk panjang dibaringkan berjajar, dalam foto tersebut juga terlihat seorang membawa benda berwarna hitam.

Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Lagi nenteng apa mas? Mayat kok enteng gitu? Hushhh... Jangan bocorin ya... Lagi syuting film horror nih buat masyarakat Indonesia. Vaksin kan sudah tidak laku di Eropa dan Amerika. Dihentikan penggunaan vaksin eksperimen ini karena terbukti banyak KIPI/VAERS. Masyarakatnya sudah pada demo. Potensi pasar vaksin tinggal Asia dan terutama Indonesia nih yang paling mudah dibohongi. Jangan bilang-bilang ya."

Benarkah klaim foto syuting film horor untuk masyarakat Indonesia agar mau divaksin? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim foto syuting film horor untuk masyarakat Indonesia agar mau divaksin tidak benar.

Foto tersebut merupakan aksi penghormatan kepada orang-orang yang meninggal karena virus corona dan memprotes penanganan buruk pemerintah terhadap pengangguran yang disebabkan oleh pandemi di Miami, negara bagian Florida pada 27 Mei 2020.

 

 

 

2 dari 4 halaman

Berikutnya

4. Kabar Boleh Mudik tapi Bayar Denda

 Kabar tentang mudik diperbolehkan tapi bayar denda beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan akun Facebook Limade pada 25 April 2021.

Akun Facebook Limade mengunggah gambar karikatur mirip Presiden Jokowi yang tengah menulis. Berikut isi tulisannya:

"Mudik boleh Tapi Bayar denda"

Akun Facebook Limade kemudian mengaitkan gambar tersebut dengan diperbolehkannya mudik asalkan membayar denda.

"Kabar baik, sekaligus kabar buruk," tulis akun Facebook Limade.

Benarkah kabar mudik diperbolehkan tapi bayar denda? Berikut penelusurannya.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, kabar tentang mudik diperbolehkan tapi bayar denda ternyata tidak benar. Faktanya, larangan mudik bersifat mutlak. Tidak ada aturan yang menyebut bahwa mudik diperbolehkan asalkan membayar denda.

 

5. AstraZeneca Hentikan Uji Klinis Vaksin Covid-19 karena Ada Anak yang Meninggal Dunia

Beredar di media sosial postingan terkait AstraZeneca yang menghentikan uji klinis vaksin covid-19 karena ada anak yang meninggal dunia. Postingan itu ramai dibagikan sejak pekan lalu.

Salah satu akun yang mempostingnya bernama Kylie Downing. Dia mempostingnya di Facebook pada 12 April 2021.

Dalam postingannya terdapat cuplikan artikel berjudul "Children in Oxford died after AstraZeneca administration" atau dalam Bahasa Indonesia "Anak-anak di Oxford meninggal setelah administrasi AstraZeneca"

Selain itu terdapat juga narasi: "In Oxford, researchers have started testing the AstraZeneca vaccine in children…Those experiments with children have now stopped. There have been severe side effects...such as SIDS...Some children have died."

atau dalam Bahasa Indonesia "Di Oxford, para peneliti telah mulai menguji vaksin AstraZeneca pada anak-anak ... Eksperimen terhadap anak-anak itu sekarang telah berhenti. Ada efek samping yang parah ... seperti SIDS ... Beberapa anak telah meninggal."

Lalu benarkah AstraZeneca menghentikan uji klinis vaksin covid-19 karena ada anak-anak yang meninggal dunia? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

 

6.  Video Tol Trans Jawa sudah Ditutup Sejak 30 April 2021

 Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video tol Trans Jawa sudah ditutup pada 30 April 2021. Video tersebut diunggah akun Faisalie Putra Jaya, pada Jumat 30 April 2021.

Klaim video tol Jakarta ke Jawa sudah ditutup tersebut menampilkan sejumlah kendaraan yang berhenti di pintu tol Pejagan, dalam video tersebut terlihat gerbang tol yang ditutup dan terdapat narasi sebagai berikut:

"Tol ditutup, arah Jakarta sudah ditutup kita putar balik. Semua sudah tutup, tolong sampaikan ke kawan-kawan kita share yang ada di lapangan sana. Semua putar balik, arah Jakarta ke Jawa ditutup. Arah Jakarta ke Semarang ditutup,"

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Sudah ditutup dari Jakarta menuju tol trans jawa"

Benarkah klaim video tol Trans Jawa sudah ditutup pada 30 April 2021? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video tol Trans Jawa sudah ditutup pada 30 April 2021 tidak benar.

Video yang beredar tentang penutupan tol tersebut merupakan kejadian pada 2020 lalu. Larangan mudik sendiri akan diberlakukan mulai 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021

 

3 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

4 dari 4 halaman

Simak Video Berikut