Sukses

Kemenag: Hoaks Bikin Minat Vaksinasi saat Puasa Menurun

Liputan6.com, Jakarta- Kementerian Agama menilai, hoaks menurunkan minat masyarakat terhadap program vaksin Covid-19, sebab menimbulkan kekhawatiran dapat membatalkan puasa ramadhan.

Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Ismail Fahmi S.Ag mengatakan, penyebab masyarakat masih enggan divaksin Covid-19 adalah hoaks tentang dampak vaksinasi saat puasa ramadhan.

"Mungkin karena pelaksanaan di bulan puasa masyarakat banyak mendengar hoaksnya, kalau vaksin lemas malah jadi batal," kata Ismail, dalam Virtual Class Cek Fakta Liputan6.com "Vaksinasi di Bulan Puasa dan Mengapa Mudik Harus Dilarang?".

Kementerian Agama telah memberikan edaran dan sosialisasi terkait pelaksanaan ibadan ramadhan termasuk vaksinasi tidak membatalkan puasa.

Menurut Ismail, hoaks yang beredar jauh lebih masif dibanding sosialiasi yang dilakukan instansinya, sehingga masyarakat masih mempercayai informasi hoaks yang menyesatkan.

"kita dari awal sudah memberi edaran penuh dan mensosialisasikan lewat Kanwil yang ada, pelaksanaan vaksin tidak membatalkan puasanya terlbih ada fatwa MUI, mungkin penyebaran hoaks lebih masif," tuturnya.

Ismail pun menyebutkan pernyataan Vaksinolog dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD yang juga hadir dalam acara tersebut, yaitu puasa justru membawa dampak positif pada tubuh manusia.

"Kata doketer dirga padahal efek positif puasa lebih banyak. Tidak ada halangan puasa itu justru dengan puasa bisa lebih baik," ujarnya.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

3 dari 3 halaman

Simak Video Berikut