Sukses

Ragam Hoaks terkait Diabetes: Jumlah Penderita Hingga Pengobatan

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks dengan tema kesehatan menjamur selama pandemi covid-19. Namun sebenarnya hoaks bertema kesehatan ini sudah muncul sejak dulu, salah satunya mengenai diabetes.

Hoaks soal diabetes ini menyebar lewat media sosial maupun aplikasi percakapan. Apa saja hoaks yang menyangkut diabetes? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Indonesia Negara Tertinggi Penderita Diabetes

Kabar tentang Indonesia merupakan negara tertinggi penderita diabetes beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan akun Facebook Shah Alam pada 7 Februari 2021.

Akun Facebook Shah Alam mengunggah gambar berisi narasi bahwa Indonesia merupakan negara tertinggi penderita diabetes. Berikut narasinya:

"Indonesia negara tertinggi penderita DIABETES, ternyata salah satu penyebabnya adalah rakyatnya banyak termakan JANJI JANJI MANIS"

Konten yang disebarkan akun Facebook Shah Alam telah 11 kali dibagikan dan mendapat 39 komentar warganet.

Benarkah Indonesia merupakan negara tertinggi penderita diabetes? Simak dalam artikel berikut ini...

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 4 halaman

2. Cek Fakta: Tidak Benar Daun Kersen Obat Paling Ampuh untuk Sembuhkan Diabetes

Beredar di media sosial dan aplikasi percakapan postingan soal daun talok atau kersen sebagai obat paling mujarab untuk penderita diabetes. Postingan tersebut ramai dibagikan sejak pekan ini.

Salah satu akun yang mempostingnya bernama Ifit Dwiva Putra Putra. Dia mengunggahnya di Facebook pada 2 Februari 2021.

Berikut isi postingannya:

"OBAT DIABETES PALING AMPUH._*#AJAIB !! INILAH OBAT DIABETES PALING AMPUH, SEBARKAN JANGAN SAMPAI PUTUS DI TANGAN ANDA.

Sebatas untuk Pengalaman...IBUKU,PENDERITA DIABETES,AtauTERKENAL DENGAN SEBUTANGULA DALAM DARAH, Sampai bila badan luka jadi akan*SUSAH UNTUK PULIH*.

Karena Ibuku juga STROKE dan Nyaris Semua Badan susah digerakkan sampai sepanjang Hari,Hanya TIDUR / BERBARING SAJA. Sejak satu tahun lalu, PINGGUL IBUKU TERLUKA, (mungkin saja umumnya terlentang) Luka itu Buat lobang dipinggul sampai mengeluarkan Darah dan selanjutnya Bernanah dan Busuk. Luka itu mulai Melebar dan buat lobang sana sini Hingga luka itu tampak sangat kronis........Dan mengakibatkan " BAU BUSUK "

(Tidak perlu saya perlihatkan fotonya karena menjijikkan) Sepulang dari Malaysia saya berusaha Konsultasi dengan dokter tentang luka itu, Dan dokter berkata Bila sisi tubuh sudah mulai membusuk harus di POTONG supaya tidak melebar kemana-mana.

Saya Sudah cobalah bermacam-macam langkah,Tapi luka itu tidak kunjung pulih.Lalu ada Seseorang Rekan yang menyarankan untuk Minum REBUSAN DAUN TALOK / KERSEM,Yang memiliki nama Latin Muntingia Calabura L dan Saya putuskan untuk mencoba...

Awal minum Rebusan daun itu " IBUKU DEMAM "Dan Luka Mengeluarkan Nanah buanyakkkkkk, Hingga harus Saya Tukar Perban beberapa kali.Setelah dua hari Minum... Luka itu Tidak mengeluarkan Nanah lagi dan mulai keluar " Darah Merah " dan

Beberapa Hari setelah itu seperti ada daging yang tumbuh Menutupi luka. Luka itu mulai tambah baik, dan Tidak mengeluarkan Darah atau Nanah lagi,

Kurun Waktu sebulan... Luka mulai kering. Dan Luka Kecil mulai Tertutup, Luka besar mulai Menciut.

Hingga saat ini tetap masih saya minum kan.. tapi daunnya tidak saya rebus tapi saya keringkan dan saya seduh seperti buat teh hijau.

Satu gelas diminum 2 x satu hari.

Caranya :

1: Petik saja daun talok/kersen yang masih segar, lalu jemur di bawah sinar sampai kering.

2: Jika sudah kering, kita bisa menyeduh daun talok kering ini dengan air panas.

3: Biarkan sampai hangat baru diminum seduhan daun ini sebelum tidur.

4: Ampasnya bisa digunakan lagi untuk menyeduh dengan air panas baru besok paginya, lalu buang. Tapi kalau tidak sayang bisa sekali pakai saja.

5: Minumlah secara rutin hingga gula darah Anda normal kembali.

Jika Sudah Normal, tinggal menjaga saja agar tidak kumat lagi yah. Karena penyakit Diabetes ini hanya bisa dihindari dengan POLA HIDUP SEHAT.

Bahkan bisa menyerang di segala usia. Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Kiranya Informasi ini dapat" BERMANFAAT "

Tolong informasi ini Jangan Sampai Putus di tangan anda.

Tolong Bantu untuk Membagikan informasi ini Supaya Berguna Buat Saudara2 Kita yang SEDANG MEMBUTUHKANNYA."

Lalu benarkah daun talok atau kersen merupakan obat paling mujarab untuk penderita diabetes? Simak dalam artikel berikut ini...

3 dari 4 halaman

3. Cek Fakta Kesehatan: Kontrol Diabetes Cukup dengan Insulin?

Orang dengan riwayat diabetes tentu tak lupa suntik insulin dan mengonsumsi obat-obatan sesuai anjuran dokter. Cara ini demi mengontrol jumlah glukosa dalam darah.

Suntik insulin pun harus dilakukan setiap hari bagi penyandang diabetes. Ini karena tubuh tidak lagi menghasilkan insulin, yakni hormon yang dibentuk dalam pankreas untuk mengendalikan kadar gula dalam darah.

Namun, penyandang diabetes sering menganggap, pemberian obat dan insulin merupakan hal pertama yang harus dilakukan dalam mengontrol diabetes. Asalkan rutin suntik insulin, diabetes dapat dikelola dengan baik.

Lantas apakah benar anggapan tersebut? Simak dalam artikel berikut ini...

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini