Sukses

Sebar Hoaks Covid-19, Akun YouTube Milik Media Jerman KenFM Diblokir

Liputan6.com, Jakarta - Google telah melarang media daring asal Jerman, KenFM menyebarkan konten di platform video YouTube.  Sebab, KenFM telah berulang kali memposting klaim palsu atau hoaks tentang wabah virus corona Covid-19.

Google mengatakan saluran YouTube yang dikenal sebagai KenFM tidak lagi tersedia dan orang yang mengoperasikannya tidak akan diizinkan untuk memulai saluran lain.

"Kami memiliki kebijakan pedoman komunitas lama yang teguran dikeluarkan saat sistem kami diberi tahu tentang pelanggaran kebijakan aturan tentang cara berperilaku di YouTube," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir dari thehindu.com, Selasa (26/1/2021),

"Video di saluran KenFM melanggar kebijakan Covid-19 kami dan saluran tersebut dihapus dari YouTube setelah menerima teguran ketiga untuk video dalam waktu 90 hari pada 19 November 2020," tambahnya.

KenFM dioperasikan oleh Ken Jebsen, mantan jurnalis yang dipecat oleh penyiar publik Jerman RBB. YouTube dan lainnya telah berjanji untuk menindak penyebaran informasi yang salah tentang virus corona oleh pengguna situs mereka.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: