Sukses

Marak Hoaks, Presiden Jokowi Minta Jajarannya Lakukan Komunikasi Blusukan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Jokowi rupanya merasa komunikasi yang dilakukan jajarannya selama ini kurang menyentuh publik. Itu sebabnya ia ingin para pejabatnya melakukan komunikasi blusukan.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman. Ia menyampaikan komunikasi blusukan adalah menyampaikan kebijakan melalui komunikasi kepada publik secara langsung dari hati ke hati dan dialogis dengan masyarakat.

"Dengan komunikasi blusukan seperti saat ini, kami ingin kebijakan Presiden sampai langsung pada rakyat. Apalagi di tengah tantangan era disrupsi digital dan maraknya persebaran hoaks," ujar Fadjroel Rachman seperti dilansir Antara.

"Harapan beliau kami semua menyampaikan kebijakan beliau melalui komunikasi langsung," katanya menambahkan.

Fadjroel sendiri menjelaskan Presiden Jokowi melakukan konsep komunikasi demokratis dengan memanfaatkan media massa dan media sosial selama pandemi covid-19.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.