Sukses

Cek Fakta: Pengunjung dan Pekerja Hotel di Kelapa Gading Diisolasi karena Covid-19? Simak Faktanya

Liputan6.com, Jakarta - Viral kabar pengunjung dan pekerja sebuah hotel di Kelapa Gading, Jakarta diisolasi selama dua minggu, akibat Virus Corona (Covid-19). Kabar tersebut beredar di jejaring sosial WhatsApp, berikut isinya.

*BREAKING NEWS:*

suspect coronavirus ditemukan di salah satu terapis *spa Hotel Goldenhands kelapa gading* sekarang dikarantina, pengunjung dan staf yang masih ada di dalam tidak boleh meninggalkan spa selama 2 minggu ke depan. Yang pernah mengunjungi *Spa tsb* dalam 2 minggu terakhir harap melapor ke RS rujukan

Kabar tersebut disertai dengan foto sejumlah orang yang mengambil gambar menggunakan kamera dan ponsel, di depan sebuah pintu bangunan bertuliskan Hotel Goldenhands, SPA, LOUNGE & Health CLUB.

Benarkah pengunjung dan pekerja hotel tersebut diisolasi karena virus corona? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menghubungi pihak Kepolisian untuk memastikan kabar tersebut. Kepala Polres Jakarta Utara, Komisaris Besar Budi Herdi menyatakan, kabar penunjung dan pekerja sebuah hotel di Kelapa Gading, Jakarta diisolasi karena virus corona ternyata tidak benar.

"HOAX....." kata Budi saat berbincang dengan Liputan6.com, Senin (16/3/2020).

Menurut Budi, kegiatan sejumlah orang dalam foto tersebut merupakan tindakan penyegelan Hotel Goldenhands, SPA, LOUNGE & Health CLUB oleh Satpol PP Jakarta Utara karena izinnya telah habis. Hotel tersebut pun berlokasi di Penjaringan bukan di Kelapa Gading.

"Kegiatan ini adalah penyegelan oleh Satpol PP Jakut thd Spa Goldenhands," tuturnya.

Penelusuran klaim dilanjutkan menggunakan Google Search dengan kata kunci 'isolasi Hotel Goldenhands Kelapa Gading'. Hasil penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Kabar Penyegelan Spa Hotel Goldenhands Kelapa Gading karena Suspect Virus Corona Dipastikan Hoaks" yang dimuat situs megapolitan.kompas.com, pada 15 Maret 2020.

Berikut isinya:

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar informasi tidak benar atau hoaks di media sosial yang menyebutkan bahwa Spa Hotel Goldenhands Kelapa Gading, Jakarta Utara dikarantina karena adanya pasien suspect Covid-19.

"BREAKING NEWS: Suspect coronavirus ditemukan di salah satu terapis spa Hotel Goldenhands Kelapa Gading sekarang dikarantina, pengunjung dan staf yang masih ada di dalam tidak boleh meninggalkan spa selama 2 minggu ke depan. Yang pernah mengunjungi Spa tersebut dalam 2 minggu terakhir harap melapor ke RS rujukan," bunyi informasi yang diterima melalui aplikasi WhatsApp.

Informasi ini menyebar berbarengan dengan sebuah foto kegiatan penutupan spa tersebut oleh petugas berbaju oranye. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto mengkonfirmasi bahwa informasi yang beredar itu tidak benar.

"Itu hoaks, disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Wirdhanto saat dihubungi Kompas.com, Minggu (15/3/2020).

Wirdhanto menyampaikan, foto yang beredar itu adalah kegiatan Satpol PP menyegel bangunan tersebut karena masalah perizinan. Bahkan, lokasi yang disampaikan dalam informasi tersebut tidak akurat. Spa Hotel Goldenhands yang ada pada gambar tersebut berada di Penjaringan.

Wirdhanto menyampaikan saat ini polisi berupaya menyampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar. "Kita lagi coba meng-counter dengan menyampaikan bahwa itu hoaks lewat akun-akun media sosial polri," ucap dia."

Situs megapolitan.kompas.com menyatakan, kabar viral tentang seroang pekerja Hotel Goldenhands terduga Virus Corona, membuat pengunjung dan pekerja hotel tersebut diisiolasi tidak benar.

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Kabar pengunjung dan pekerja sebuah hotel di Kelapa Gading, Jakarta diisolasi karena virus corona ternyata tidak benar. Letak hotel yang diklaim di Kelapa Gading juga salah, lokasi kotel sebenarnya berada di Penjaringan, Jakarta Utara.

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Loading
Artikel Selanjutnya
Cek Fakta: Gaji Buruh Asal China Diklaim Rp 200 Juta per Tahun, Benarkah?
Artikel Selanjutnya
Cek Fakta: Berkumur Air Hangat dengan Garam dan Cuka Bisa Hilangkan Covid-19? Ini Faktanya