Sukses

[Cek Fakta] Putin Mainkan Lagu Indonesia Raya untuk Jokowi? Ini Faktanya

Liputan6.com, Jakarta - Akun Facebook bernama Victor Maranresy mengunggah sebuah video pada Senin 22 Oktober 2019.

Dalam video tersebut terlihat Presiden Rusia Vladimir Putin memainkan sebuan piano. Mengenakan stelan jas hitam, ia terlihat duduk, jari-jemarinya menekan tuts-tuts piano.

Alunan Indonesia Raya terdengar dalam video yang diunggah akun Facebook bernama Victor Maranresy.

"Special penghormatan Presiden Rusia Vladimir Putin utk perident RI Djoko Widodo...bravo 🇲🇨🇲🇨🇲🇨🙏🏼🙏🏼," demikian narasi yang menyertai unggahan itu.

Sejak kali pertama diunggah, video tersebut telah ditonton sebanyak 236 kali dan dibagikan 12 kali. Kabar serupa juga ramai dibagikan di media sosial dan situs perpesanan, termasuk WhatsApp.

Benarkah Presiden Rusia Vladimir Putin memainkan Indonesia Raya?

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Kita bisa menggunakan banyak alat (tools) untuk menelusuri gambar atau video. Termasuk, Google Reverse Images, Yandex, atau TinEye.

Hal pertama yang dilakukan adalah dengan mengambil gambar tangkapan layar (print screen) video, setelah itu kita lacak menggunakan alat yang tersedia.

Penelusuran menggunakan Google Reverse Images terhadap gambar tangkapan layar yang diunggah akun Facebook bernama Victor Maranresy, menghasilkan temuan berikut ini: 

[Cek Fakta] Putin Mainkan Lagu Indonesia Raya untuk Jokowi? Ini Faktanya

 

Tidak ada satu pun pemberitaan media internasional yang menyebut, Putin memainkan Indonesia Raya. 

Kantor berita AP mempublikasikan artikel berjudul, Putin sits down at piano in China, plays Soviet songs

Dalam artikel itu disebutkan, Putin memainkan sejumlah lagu dengan piano milik Xi Jinping, 'Moscow Windows' and 'City on the Free Neva' -- keduanya lagu klasik Soviet.

Hal serupa juga dikabarkan situs Liputan6.com dalam artikel berjudul, Di Beijing, Presiden Putin Unjuk Kebolehan Main Piano pada 15 Mei 2017.

Berikut isi artikel tersebut:

Liputan6.com, Beijing - Presiden Rusia Vladimir Putin dikenal sebagai sosok yang serba bisa. Ia pernah menunggangi kuda sambil bertelanjang dada di tengah cuaca dingin yang menusuk tulang di Siberia, mengarahkan bangau ke jalur migrasi menggunakan pesawat layang delta, berenang dengan lumba-lumba, mahir bermain judo, hingga menyelam ke Danau Baikal dan Laut Hitam.

Namun keahlian Putin tidak berhenti sampai di situ saja. Di sela-sela KTT Belt and Road di Beijing, China, ia memamerkan kebolehannya yang lain: bermain piano.

Di hadapan Presiden Xi Jinping, Putin memainkan dua lagu. Pertama adalah "Evening Song" milik Vasily Solovyov-Sedoi dan yang kedua adalah "Moscow Windows" milik Tikhon Khrennikov.

Kedua lagu tersebut berasal dari tahun 1950-an. Pada era itu, Putin baru lahir dan Uni Soviet masih di bawah bayang-bayang Stalin.

Seperti Liputan6.com kutip dari New York Times, Senin (15/5/2017) penampilan Putin terlihat santai, tapi dinilai tidak spontan. Video resital tersebut dengan cepat menjadi viral melalui media pemerintah Rusia.

Sebagian berpandangan, penampilan Putin tersebut mungkin bertujuan untuk menunjukkan sisi lembutnya mengingat tak sedikit yang melihatnya sebagai pemimpin otoriter. Ia telah berkuasa sejak 1999 dan kerap tampil gagah.

"Evening Song" lazimnya kerap dimainkan dengan lirik Aleksandr Churkin yang ditulis pada 1957. Itu dianggap sebagai lagu kebangsaan tidak resmi di St Petersburg, kampung halaman Putin yang sebelumnya dikenal sebagai Leningrad.

Pada 1980-an, penggemar tim sepak bola St Petersburg Zenit mengubahnya menjadi lagu kebangsaan tidak resmi tim tersebut.

KTT Belt and Road yang merupakan upaya China untuk menghidupkan kembali Jalur Sutra dihadiri setidaknya 29 kepala negara, termasuk Presiden Joko Widodo.

 

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Presiden Rusia Presiden Putin memang pernah tertangkap kamera memainkan piano. Namun bukan lagu Indonesia Raya yang ia mainkan. 

Putin memainkan lagu-lagu era Uni Soviet di tengah kunjungannya ke China, sebelum dijadwalkan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Loading
Artikel Selanjutnya
Cek Fakta Kesehatan: Tidur Setelah Makan Siang Bikin Gemuk?
Artikel Selanjutnya
[Cek Fakta] Solidaritas untuk Wartawan Palestina, Ronaldo dan Messi Tutup Mata Kiri?