Sukses

[Cek Fakta] Menempelkan Bawang Putih di Pergelangan Tangan Bisa Obati Sakit Gigi?

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang bawang putih yang dapat menyembuhkan sakit gigi viral di media sosial. Kabar ini beredar dalam sebuah pesan berantai disertai foto. Dalam pesan itu dijelaskan mengenai tata cara menggunakan bawang putih untuk mengobati sakit gigi.

Caranya, dengan menempelkan bawang yang sudah ditumbuk ke pergelangan lengan. Dalam foto yang beredar tersebut, terlihat tangan seseorang yang ditempelkan bawang putih dengan menggunakan lakban.

Kabar ini diunggah oleh akun Facebook Tips Bang Neo. Akun ini juga menambahhkan sebuah narasi dalam konten yang diunggahnya pada 5 Juli 2019 lalu.

"Dari kemaren seliweran status ummahat yang pake metode bawang putih ini buat ngurangin sakit gigi, sy ucapkan terimakasih banyak ūüôŹūüôŹDengan seizin Allah, begitu di praktekin langsung sembuh, alhamdulillah.Yang menderita sakit gigi menahun seperti suami sy, monggo di praktekin, baput di geprek, tempelin di pergelangan tangan. Pake lakban biar ga lepas.Kalo sakit gigi sebelah kanan, pasang bawang putih sebelah kiri, begitu sebaliknya.Buat yang kulitnya sensitif cukup 15-20 menit.Takut melepuh.Tp kalo yang kaya suami sy ini udh 1 jam malah ga mau di lepas, kulitnya kebal ga sensitif.Enak katanya anget sebadan-badan. Ampe keringetan malem2 gini.Berasa sehat katanya. Alhamdulillahh pokoknya, ada pengganti obat2an kimia ūüôŹūüôŹ," tulis akun facebook Tips Bang Neo.

Konten yang diunggah akun facebook Tips Bang Neo telah 5 ribu kali dibagikan dan mendapat 531 komentar warganet.

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Setelah ditelusuri, kabar yang menyebut bahwa menempelkan bawang putih di pergelangan tangan tidak dapat menyembuhkan sakit gigi.

Fakta ini sebagaimana dikutip dari situs klikdokter.com dengan judul artikel "Efek Menempelkan Bawang Putih di Bagian Tubuh yang Sakit".

 

Klikdokter.com, Jakarta - Bawang putih adalah salah satu rempah yang khasiatnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Bahkan, sebuah studi yang dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition pada tahun 2016 melaporkan bahwa bawang putih dapat melindungi pembuluh darah sehingga orang yang mengonsumsinya akan terhindar dari kolesterol tinggi, hipertensi, serta penyakit jantung. Itulah mengapa, masyarakat di beberapa negara mengonsumsi bawang putih bakar saat makan banyak daging agar terhindar dari penyumbuatan pembuluh darah.

Khasiat bawang putih memang sudah tak perlu diragukan lagi. Tapi, bagaimana dengan perilaku menempelkan bawang putih di bagian tubuh yang sakit? Apakah tindakan ini juga membawa manfaat sehat?

Terdapat sebuah unggahan yang viral mengenai menempelkan bawang putih di bagian tubuh yang sakit. Dalam informasi yang beredar di Facebook itu, sang pengunggah menyarankan warganet untuk menempelkan beberapa siung bawang putih geprek di pergelangan tangan menggunakan lakban. Katanya, metode unik tersebut mampu menyembuhkan sakit gigi yang dialami oleh sang suami.

Kata medis tentang perilaku menempel bawang putih

Dikutip dari health.detik.com, Ketua Junior Doctors Network (JDN) Indonesia, dr. Andi Khomeini Takdir, SpPD memberi tanggapan bahwa informasi soal menempelkan bawang putih di pergelangan tangan untuk menyembuhkan sakit gigi merupakan hal yang tidak tepat.

Menurut dr. Andi, bawang putih memang tinggi akan antioksidan. Selain itu, bawang putih juga mengandung vitamin B6, mangan, selenium, vitamin C dan aliicin atau sulfur. Namun, itu semua tidak ada kaitannya dengan sakit gigi dan pengobatan dari luar.

Hal serupa juga dikatakan oleh dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter. Menurutnya, bawang putih memang berkhasiat untuk membunuh bakteri secara alami karena memiliki sifat antibakteri.

‚ÄúNamun, bawang putih lebih bermanfaat jika dikonsumsi. Entah itu diminum ekstraknya, dibakar dulu, atau dicampur dengan masakan. Kalau ditempel, saya rasa manfaatnya tidak akan maksimal,‚ÄĚ tambahnya.

Jadi, bagi Anda yang belum sempat menerapkan metode menempel bawang putih di bagian tubuh tertentu, sebaiknya jangan pernah berpikiran untuk melakukannya. Ini karena beberapa orang yang sempat mencoba metode ‚Äúmenyimpang‚ÄĚ itu malah mengalami kondisi tangan yang memerah atau melepuh. Hal ini dicurigai sebagai reaksi alergi yang terjadi akibat kulit yang sangat sensitif terhadap zat pada bawang putih.

Lagi pula, daripada menempelkan bawang putih di area gigi ataupun pergelangan, mengatasi sakit gigi bisa dilakukan dengan cara yang lebih masuk akal. Berdasarkan drg. Callista Argentina dari KlikDokter, berikut adalah cara-cara yang dimaksud:

Tidak mengonsumsi makanan atau minuman dengan temperatur ekstrem, misalnya yang terlalu panas atau dingin. Berkumur dengan air garam hangat dan minum obat pereda nyeri yang bisa dibeli bebas di apotek. Tempelkan kompres dingin di bagian pipi yang berdekatan dengan gigi yang sakit. Kompres dingin bisa menggunakan handuk yang diberikan es batu ataupun botol yang berisi air dingin. Jaga kebersihkan gigi dengan rutin menyikat gigi minimal 2 kali sehari, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur. Apabila sakit gigi sudah tidak tertahankan, lebih baik langsung berobat ke dokter gigi untuk diberi penanganan lebih lanjut.

Nah, setelah tahu fakta di balik hoaks tentang menempelkan bawang putih di bagian tubuh yang sakit, Anda sebaiknya tak lagi langsung percaya dengan segala informasi yang Anda terima dari media sosial. Lakukanlah kroscek lebih lanjut dengan bertanya pada dokter atau memeriksa jurnal yang valid. Dengan demikian, Anda tak akan tertipu dengan segala hoaks yang bisa merugikan kesehatan Anda.

 

Fakta lainnya untuk membantah klaim tersebut bisa dilihat di situs Liputan6.com dengan judul artikel "Cara Menggunakan Bawang Putih untuk Obat Sakit Gigi".

 

Liputan6.com, Jakarta - Sakit gigi memang menyebalkan. Rasa sakit seperti nyeri kadang tidak tertahankan oleh kita. Sakit gigi penyebabnya bisa beragam, seperti gigi yang berlubang hingga bengkak pada gusi. Untuk itu, perlu diketahui juga apa saja obat sakit gigi.

Banyak cara yang bisa digunakan untuk mengobati sakit gigi, dari cara-cara modern hingga tradisional. Salah satu cara tradisional yang biasa digunakan adalah menggunakan bawang putih. Bawang putih telah lama digunakan untuk obat karena bersifat anti-inflamasi.

Berikut cara mudah mengobati sakit gigi dengan bawang putih seperti dikutip dari Live Strong, Selasa (9/12/2014).

Pertama, siapkan wadah untuk mengulek, dua siung bawang putih segar, satu siung cengkeh dan satu sdt garam. Lalu, masukkan semua bahan tersebut, ulek hingga menjadi pasta.

Setelah bahan-bahan telah menjadi pasta, maka tempelkan pasta bawang putih tersebut pada bagian yang sakit selama 30 menit. Lakukan terus hingga 4 kali sehari.

Jika saat ditempelkan bagian yang sakit merasa tidak nyaman, pasta bawang putih dapat dibungkus terlebih dulu dengan kain tipis.

Selain itu, jika pasta bawang putih terlalu kering, bisa juga ditambahkan beberapa tetes minyak zaitun.

Jika cara obati sakit gigi ini tidak berhasil dan sakit gigi masih terasa lebih dari 1 minggu, maka sebaiknya pengobatan terbaik adalah pergi ke dokter.

 

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Kabar tentang menyembuhkan sakit gigi dengan menempelkan bawang putih di pergelangan tangan ternyata tidak benar alias salah. Kabar yang sudah terlanjur viral tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

Metode penyembuhan dengan cara tersebut malah menyimpang dari saran dokter. Menempelkan bawang putih di pergelangan tangan justru dapat menyebabkan tangan iritasi atau melepuh. 

 

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama 49 media massa lainnya di seluruh dunia.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi hoax yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoax yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Loading
Artikel Selanjutnya
[Cek Fakta] Viral Foto Perempuan Berhijab dari Tahun 1700, Ini Faktanya
Artikel Selanjutnya
[Cek Fakta] Benarkah Pemerintah Hentikan Program Pencetakan Alquran? Ini Faktanya