Sukses

[Cek Fakta] Ada 'I Love Israel' di Bungkus Permen Mentos, Benarkah?

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah gambar permen mentos yang bertuliskan kalimat 'I Love Israel' muncul di facebook. Dalam foto itu terdapat satu bungkus panjang permen mentos yang tengah dipegang seseorang. Bungkus permen itu tertulis 'I Love Israel'.

Alhasil, kabar ini ramai di media sosial. Misalnya saja seperti yang diunggah akun Dian Putri Paunk pada 17 Januari 2019 lalu.

Akun ini mengunggah gambar tersebut. Dalam gambar itu terdapat sebuah narasi berisi imbauan untuk memboikot permen mentos.

"Boikot permen mentos. Tertulis Jelas. I LOVE ISRAEL. Sebarkan biar pada tahun. Jangan beli mentos," demikian bunyi tulisan di gambar tersebut.

Konten yang diunggah Dian Putri Paunk ini telah 1.515 kali dibagikan wargnet.

 

 

2 dari 3 halaman

Fakta

Dari hasil penelusuran, gambar permen mentos itu ternyata tidak dijual di Indonesia. Isu ini diluruskan oleh situs turnbackhoax.id dengan artikel berjudul '(HOAX) Foto Logo I Love Israel pada Permen Mentos'.

Narasi: Foto mentos edisi I Love Israel berada di  sebuah supermarket daerah Jakarta Pusat

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10201376309685552&set=a.2162739723884.60258.1708332198&type=

Penjelasan: Padahal, gambar yang sama persis telah ada sejak tahun lalu berdasarkan reverse image dari Google Search(lihat link gambar dibawah). Menurut sebuah web di Turki, tidak diketahui permen mentos berlogo “I Love Israel” dijual ke negara mana aja. Kemungkinan besar dijual secara terbatas.

Bila melihat gambar bungkus mentos tersebut terdapat aksara ibrani yang notabenenya digunakan di Israel. Ada kemungkinan penjualan Mentos berbungkus seruan I Love Israel dijual terbatas di Israel (lihat link gambar di bawah).

 (link alternatif kl yang imgur kalau tidak bisa terbuka)

 

 

 

3 dari 3 halaman

Kesimpulan

Gambar permen mentos yang bertuliskan 'I Love Israel' ternyata isu lama. Gambar itu sempat viral pada 2014 lalu. 

Gambar itu sengaja dimunculkan lagi dengan narasi yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

 

 

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama 49 media massa lainnya di seluruh dunia.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi hoax yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoax yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Penyelamatan Anak Gajah yang Jatuh ke Sumur

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
[Cek Fakta] Beredar Video Kapal Karam di Kangean dan Selayar, Benarkah?
Artikel Selanjutnya
[Cek Fakta] Hoaks Ma'ruf Amin Sebut Umat Islam Berdosa Bila Dia Kalah Pilpres