Sukses

Kalah di Laga Perdana, Ten Hag Perlu Diberi Waktu untuk Perbaiki MU

Liputan6.com, Jakarta Manchester United atau MU harus memberi kesempatan waktu pada manajer Erik ten Hag agar bisa membawa kesuksesan tim di Old Trafford. Pasalnya, sejauh ini penampilan mereka belum menunjukkan performa terbaik.

Seperti diketahui, MU memulai musim Liga Inggris 2022-23 dengan kekalahan kandang 1-2 dari Brighton. Pada laga ini semua lini Setan Merah tampil buruk.

Tapi, sebenarnya kekalahan itu tidak mengejutkan banyak orang, karena perubahan positif di Setan Merah dinilai masih jauh. Ini disampaikan penulis dan jurnalis sepak bola Jonathan Wilson

“Ini tidak akan menjadi proses yang cepat. Ini akan menjadi tiga, empat, lima, enam tahun dengan cara yang sama untuk Alex Ferguson," katanya.

"Hal yang menarik dari MU adalah mereka hanya pernah memenangkan liga di bawah tiga manajer," ujar Jonathan Wilson.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Paling Sukses

"Tim paling sukses dalam sejarah Inggris, 20 gelar liga, tetapi hanya tiga yang memenangkan liga - Ernest Mangnall, Matt Busby dan Alex Ferguson," kata.

“Salah satu alasan mereka berada dalam kekacauan ini adalah mereka terus memotong dan mengubah dan tidak ada konsistensi atau filosofi.

"Jika ada semacam kemajuan dan dia bisa menjelaskan kemajuan itu, maka Anda harus memberinya waktu."

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Terungkap

Menghadapi Seagulls yang dilatih Graham Potter, kelemahan Manchester United mulai terungkap dalam kekalahan hari Minggu lalu di Old Trafford.

Lisandro Martinez bertengkar dalam debutnya bersama Harry Maguire, sementara sesama rekrutan baru Christian Eriksen tidak dapat bersinar dalam peran sembilan palsu yang tidak lazim.

4 dari 4 halaman

Sangat Berbakat

"Anda merasa kasihan pada pemain-pemain seperti Maguire dan [Marcus] Rashford karena Anda tahu apa yang bisa mereka lakukan, tetapi kepercayaan diri mereka tertembak, dan Anda melihat orang lain dan berpikir, 'Bagaimana Anda masih bisa bermain di sini?'

“Mereka mendatangkan Jadon Sancho yang sangat berbakat, tetapi mereka membelinya di puncak nilai pasarnya dan membuatnya lebih buruk. Maguire, Anda bisa mengatakan hal yang sama," katanya.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS