Sukses

Teriakan Erik Ten Hag di Latihan Manchester United: Terlalu Banyak Bikin Kesalahan!

Liputan6.com, Manchester- Manajer Manchester United atau MU, Erik Ten Hag sudah tahu betul apa yang bakal dilakukannya di Old Trafford. Dari beberapa kali latihan jelang tur pramusim, dia mulai menancapkan filosofi bermainnya kepada pemain.

Dari beberapa sesi latihan terlihat, pemain banyak melakukan kesalahan. Seperti dilansir Metro, ada setidaknya tiga pemain yang melakukan kesalahan.

Padahal, instruksi Erik Ten Hag sudah jelas. Dalam latihan pada Selasa (6/7/2022), MU banyak melatih soal cara mengumpan. Ini merupakan salah satu dasar untuk memahami gaya permainan Ten Hag yang ingin mengandalkan penguasaan bola.

Latihan MU menekankan bagaimana pemain memberi umpan dan bergerak. Lalu mengarahkan bola ke tengah sebelum ada pemain yang bergerak ke arah sayap.

Salah satu penekanan di latihan MU yaitu kaki apa yang harus dipakai saat memberi umpan. Pada latihan kemarin, pemain MU diinstruksikan untuk mengumpan dengan kaki kanan.

Dalam sebuah pergerakan, pemain MU diharapkan dalam posisi dimana kaki kanan mengarah ke satu arah dan kaki kiri mengarah ke arah lain. Inilah rupanya yang banyak membuat pemain MU banyak kesulitan.

 

2 dari 3 halaman

Banyak Kesalahan

Pemain pertama yang dimarahi saat latihan yaitu Bruno Fernandes. Dia menggunakan kaki kiri saat mengumpan Anthony Elanga sehingga membuat assisten pelatih Steve McClaren berkoar," pakai kaki kanan Bruno! Kaki Kanan!"

Kesalahan yang sama juga dilakukan Diogo Dalot saat memberi umpan kepada Scott McTominay. Lalu yang terakhir Marcus Rashford yang uga mengulangi kesalahan yang sama.

"Hei, kita banyak melakukan banyak kesalahan," kata Ten Hag.

 

3 dari 3 halaman

Harry Maguire Dipuji

 

Satu pemain yang secara mengejutkan dapat pujian dari Erik Ten Hag yaitu Harry Maguire. Bek MU ini dinilai cepat beradaptasi dengan gaya main Ten Hag.

"Itu bagus Harry," teriak Ten Hag saat latihan.

Saat masih di Ajax, Ten Hag memang meminta pemainnya untuk mendominasi bola. Sedangkan MU memiliki rata-rata penguasaan bola hanya 52 persen musim lalu.