Sukses

Bahaya, Dua Pemain Gurem MU Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2022

Liputan6.com, Jakarta Manajer Timnas Inggris Gareth Southgate memberi ultimatum kepada Marcus Rashford dan Jadon Sancho. Kedua pemain Manchester United itu terancam tidak akan masuk skuad untuk Piala Dunia 2022 Qatar.

Piala Dunia 2022 akan dimulai hanya dalam waktu lima bulan dan Three Lions hanya memiliki dua pertandingan tersisa sebelum itu yakni di ajang UEFA Nations League pada bulan September.

Namun, posisi Rashford dan Sancho di Timnas Inggris saat ini sudah terpinggirkan. Bahkan, keduanya sudah tak masuk dalam skuad The Three Lions sejak 2021 lalu.

Hal itu tak lepas dari performa mengecewakan Rashford dan Sancho di MU. Southgate menyatakan, saat ini hanya satu pemain MU yang bisa ia gunakan yakni Harry Maguire.

Kapten Setan Merah itu masuk skuad Inggris untuk Nations League Juni ini. Meski hanya bermain beberapa menit dan juga mendapatkan cemoohan dari suporter.

"Kami hanya memanggil satu pemain [Harry Maguire]! Banyak yang harus mereka [Rashford dan Sancho] lakukan untuk kembali ke skuad," ujar Southgate seperti dikutip Metro UK.

Rashford musim lalu memang tampil mengecewakan di skuat Manchester United. Ia kesulitan mencetak gol maupun asissist sehingga ia lebih banyak duduk di bangku cadangan. Total musim lalu, produk asli akadami MU itu hanya mampu mencetak lima gol.

Begitu juga dengan Sancho. Dia gagal bersinar sejak didatangkan MU. Padahal, dia tampil apik selama tugasnya d Borussia Dortmund.

2 dari 5 halaman

Masih Ada Kesempatan

Southgate mengungkapkan, peluang untuk Sanho dan Rashford sebenarnya masih terbuka untuk bermain di Piala Dunia. Tapi syaratnya, kedua pemain tersebut harus memberikan penampilan terbaik dan menjadi pemain utama di klub.

"Ada cukup banyak pertandingan di awal musim depan sehingga para pemain masih bisa bermain dengan cara mereka [untuk masuk ke skuad Piala Dunia]. Tentu saja, semakin dekat, semakin sulit," ucap Southgate.

"Tapi mereka harus mulai bermain baik dengan klub mereka. Tak satu pun dari mereka benar-benar bermain di akhir musim. Inggris adalah konsekuensi dari apa yang Anda lakukan di klub Anda dan Anda harus memperbaiki klub Anda," jelasnya.

3 dari 5 halaman

Curi Perhatian Ten Hag

Musim lalu, Rashford hanya tampil 18 kali sebagai starter di semua kompetisi--termasuk hanya 13 di Liga Inggris--karena hadirnya pemain seperti Cristiano Ronaldo, dan Mason Greenwood.

Rashford pun dirumorkan bakal meninggalkan MU demi mendapatkan jatah bermain reguler. Sejumlah klub seperti Barcelona, ​​Arsenal, dan Tottenham Hotspur adalah beberapa yang meminati jasanya.

Namun, menurut Goal Rashford ingin bertahan di MU dan mendapatkan tempatnya di bawah manajer baru, Erik Ten Hag.

Rashford berharap gaya manajemen pemain Ten Hag akan lebih cocok untuknya daripada gaya Louis van Gaal, Jose Mourinho dan Solskjaer, hingga Ralf Rangnick.

4 dari 5 halaman

Pemain Penting

Striker kelahiran Manchester meledak ke panggung dengan mantan klubnya pada tahun 2016, mencetak empat gol dalam dua penampilan senior pertamanya selama musim terobosannya.

Rashford tetap menjadi bagian penting dari tim Man United sejak saat itu, membuat lebih dari 30 penampilan di Liga Inggris--dan lebih dari 40 di semua kompetisi--di masing-masing dari lima musim berikutnya.

5 dari 5 halaman

Banyak Bertanya

Untuk memuaskan Ten Hag, Rashford dikabarkan telah meminta bantuan pelatih pribadinya sendiri selama musim panas. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa dia siap untuk memulai ketika skuad kembali untuk pelatihan pramusim bulan depan.

Penyerang itu juga diketahui telah bertanya kepada rekan setimnya saat ini Donny van de Beek dan mantan rekan setimnya Daley Blind tentang teknik kepelatihan Ten Hag untuk membantunya memulai.