Sukses

Pengakuan Jujur Cristiano Ronaldo Bikin Ruang Ganti MU Resah

Liputan6.com, Jakarta Perasaan para pemain Manchester United atau MU campur aduk menyusul pengakuan jujur Cristiano Ronaldo. Dalam sebuah wawancara dengan Sky Sports, pemain internasional Portugal ini, berbicara tentang kehidupan di klub Liga Inggris tersebut.

Dan sepertinya kata-kata Ronaldo tidak menyenangkan semua orang di Old Trafford. Ronaldo mengatakan bahwa dia tidak ingin berjuang untuk MU di Liga Europa.

Ronaldo juga sepertinya membidik beberapa pemain muda klub, juga, dengan mengatakan: “Saya ingat, ketika saya berusia 18 tahun, beberapa pemain yang lebih tua berbicara dengan saya dan saya menganggap itu sebagai keharusan untuk berkembang, mereka tahu lebih banyak daripada saya seperti yang mereka miliki. lebih banyak momen buruk.

“Generasi baru ini umumnya tidak terima jika dikritik. Aku punya anak, aku tahu. Mereka melakukan yang sebaliknya,” kata Ronaldo.

Pernyataan Ronaldo itu sepertinya tidak cocok dengan semua orang di MU, termasuk pemain. Namun, disebutkan bahwa ada salah satu pemain senior terkenal sangat mendukung komentar Ronaldo.

2 dari 5 halaman

Hubungan Dekat

Pemain ini sebelumnya telah berusaha untuk 'mengasuh' pemain muda dan percaya pendekatan keras Ronaldo sangat diperlukan.

Ronaldo sejauh ini telah menjalin hubungan dekat dengan Bruno Fernandes dan Diogo Dalot. Dan, juga diyakini dia bersekutu dengan Alex Telles dan Fred juga.

3 dari 5 halaman

Terpecah

Situasi ini membuat kekompakan pemain di dalam ruang ganti klub telah pecah. Bahkan, beberapa orang di dalam klub percaya kembalinya Ronaldo berdampak buruk pada kapten klub Harry Maguire.

Ronaldo juga kadang-kadang ikut campur urusan klub sepanjang musim keduanya di Old Trafford ketika rekan satu timnya pergi mengadu padanya.

4 dari 5 halaman

Tidak Populer

Dia pernah mencoba menggalang para pemain untuk mendukung Ole Gunnar Solskjaer sebelum pelatih berusia 48 tahun itu dipecat pada November, kurang dari 24 jam setelah kekalahan dari Watford.

Meski begitu, Ronaldo tetap tidak populer secara universal. Beberapa pemain di klub menganggap veteran itu sulit untuk didekati, dan percaya bahwa Edinson Cavani bisa lebih baik dalam memberikan saran.

5 dari 5 halaman

Peringkat