Sukses

Demi MotoGP Mandalika 2022, Warga Lombok Bakal Segera Dapat Vaksin Booster

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah ingin memastikan MotoGP Mandalika 2022 bisa berjalan sukses dan lancar. Untuk memikat wisatawan datang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Maret nanti, pemerintah pun memperbaiki banyak hal.

Salah satu aspek yang diperhatikan yaitu protokol kesehatan. Untuk memastikan Lombok aman, warga Lombok dan sekitarnya bakal disuntik Vaksin Booster Covid-19.

Menurut Deputi I Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Febry Calvin Tetelepta, pemerinta bekerja keras agar MotoGP Mandalika berjalan lancar.Selain kesiapan infrastruktur dan fasilitas, beberapa aspek lain yang menjadi perhatian pemerintah, yakni ketersediaan air bersih, pasokan energi, jaringan 5G, dan kelayakan drainase atau saluran air.

"Untuk proteksi bagi masyarakat dalam waktu dekat, pemerintah juga akan melaksanakan vaksin booster (penguat) Covid-19 di Lombok dan sekitarnya. Ini sekaligus memberikan sinyal positif pada wisatawan tentang keamanan di Lombok, Mandalika, dan sekitarnya," kata Febry seperti dikutip antara.

Indonesia akhirnya bisa menjadi tuan rumah MotoGP untuk kedua kalinya setelah 1997. Kali ini, sirkuit Mandalika tak hanya menghelat balapan tapi juga tes pramusim MotoGP yang digelar pertengahan Februari nanti.

 

2 dari 3 halaman

Magnet Pariwisata

 

Menurut Febry, penyelenggaraan ajang internasional seperti MotoGP 2022 dapat menjadi momentum penting kebangkitan sektor pariwisata.

Dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk menunjukkan kepada dunia, bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah kegiatan Internasional dan juga menerima kunjungan wisatawan asing.

“KSP akan memastikan kawasan ini dipersiapkan dengan benar untuk menjadi satu magnet pariwisata baru di Indonesia. Karena itu perlu ada kerja sama pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat, untuk mendukung kesuksesan berbagai acara yang akan diselenggarakan di Mandalika,"katanya.

 

3 dari 3 halaman

Evaluasi WSBK

 

Ia mengatakan pemerintah juga sudah melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan World Superbike Championship (WSBK) pada November 2021. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kesalahan yang sama di MotoGP Indonesia 2022.

Sesuai evaluasi WSBK 2021, kata dia, ada beberapa hal yang akan akan ditingkatkan, di antaranya sistem rekayasa lalu lintas, arus kedatangan dan kepulangan dari darat, udara, dan laut, serta pelebaran jalan dari Kuta ke Keruak.

"Setiap aspek tersebut saat ini sudah ditindaklanjuti oleh kementerian/lembaga serta pemerintah daerah dan ITDC," ujarnya.