Sukses

PSG Minta Real Madrid Dihukum karena Usik Kylian Mbappe

Liputan6.com, Paris - Direktur PSG, Leonardo meminta Real Madrid dihukum karena terus mengganggu Kylian Mbappe. Pasalnya, Real Madrid secara terang-terangan mengaku tertarik kepada bintang PSG tersebut.

"Mereka telah berbicara di depan publik soal Mbappe selama dua tahun dan mereka seharusnya dihukum," ujar Leonardo seperti dilansir Football Espana.

Masa depan Kylian Mbappe masih menjadi spekulasi kendati PSG bersikukuh mempertahankan pemain andalannya itu. Dalam sebuah wawancara, Mbappe mengaku sempat ingin pergi dari PSG.

Ia hanya mau bergabung dengan Real Madrid. Namun PSG menghalangi jalannya.

Pernyataan Mbappe menjadi angin segar untuk Real Madrid. Los Galacticos memang tak malu-malu mengakui mereka tertarik kepada gelandang asal Prancis tersebut.

Leonardo meyakini, Real Madrid beraksi di balik layar untuk membujuk Mbappe. "Mereka mungkin membantahnya, tetapi saya kira mereka telah bekerja sejak lama untuk memboyong Mbappe dengan gratis," katanya.

 

2 dari 3 halaman

Tidak Menghormati Mbappe

Leonardo mengatakan, sikap Real Madrid sejatinya juga tidak menghormati Mbappe. Meskipun, sang pemain berniat bergabung dengan Real Madrid.

"Saya lihat itu tindakan tak menghormati Mbappe. Dia bukan pemain biasa. Dia salah satu yang terbaik di dunia," ujar Leonardo mengakhiri.

Menurut situs transfermarkt, Mbappe masih terikat kontrak hingga Juni 2022. Ia memiliki nilai transfer 160 juta euro.

3 dari 3 halaman

Statistik Mbappe di PSG

2017/18: 44 main, 21 gol

2018/19: 43 main, 39 gol

2019/20: 37 main, 30 gol

2020/21: 47 main, 43 gol

2021/22: 11 main, 4 gol

Trofi

Liga Prancis: 3

Coupe de France: 3

Coupe de La Ligue :2

Tropee des Champions: 2