Sukses

Final Liga Champions 2020-2021 Batal di Turki, Pindah ke Inggris ?

Liputan6.com, Jakarta Venue final Liga Champions 2020-2021 menjadi tidak menentu. Kemungkinan besar duel Manchester City melawan Chelsea tidak akan jadi digelar di Istanbul, Turki dan akan dipindahkan ke Inggris.

Awalnya UEFA sudah memutuskan final Liga Champions 2020-2021 digelar di Istanbul pada 29 Mei 2021. Namun masalah muncul sejak Jumat (7/5/2021). Pasalnya pemerintah Inggris memasukkan Turki dalam daftar merah soal virus corona Covid-19.

Keputusan pemerintah Inggris ini jelas menimbulkan masalah besar. Pasalnya dua finalis Liga Champions berasal dari Inggris.

Setiap orang yang masuk ke Inggris dari negara daftar merah diwajibkan menjalani karantina di hotal yang disetujui pemerintah selama 10 hari.

Kemudian muncul wacana agar memindahkan venue final Liga Champions ke Inggris. Apalagi Turki juga sedang dalam keadaan lockdown karena covid-19.

 

2 dari 4 halaman

Pembicaraan

Federasi Sepak Bola Inggris sudah melakukan pembicaraan dengan UEFA agar lokasi final Liga Champions bisa dipindahkan ke negaranya dan tidak di Turki.

"FA sedang berdiskusi dengan UEFA. Kami sangat terbuka untuk menjadi tuan rumah final Liga Champions tapi pada akhirnya merupakan keputusan UEFA," tujar Sekretaris transportasi Grant Shapps.

3 dari 4 halaman

Yakin

Shapps yakin UEFA mungkin akan mengabulkan permintaan ini. Pasalnya Inggris sudah mampu menggelar pertandingan dengan penonton selama pandemi Covid-19.

"Tentu saja Inggris telah mendapatkan rekam jejak pertandingan sepak bola yang sukses dengan penonton, jadi kami berada di posisi yang tepat untuk melakukannya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Ini