Sukses

MU Pernah Jadi Korban, Solskjaer Kritik Aturan Soal Handball

Liputan6.com, Manchester - Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer mengeluhkan peraturan soal penalti yang dianggapnya kurang jelas. Menurut Solskjaer, saat ini penalti terlalu mudah diberikan apabila bola mengenai tangan di kotak 12 pas.

"Anda bisa mendiskusikannya sepanjang hari, tetapi kita butuh kejelasan soal apa itu pelanggaran dan penalti. Sekarang, sepertinya Anda bisa menendang bola ke tangan seorang pemain dan mendapat penalti," kata Solskjaer seperti dilansir Sportskeeda.

Solskjaer lalu mencontohkan saat Victor Lindelof dianggap handball di laga MU vs Palace pada pekan pertama Liga Inggris. Ketika itu, MU takluk 1-3.

Manajer asal Norwegia itu kemudian memberi contoh lain di laga Tottenham dan West Brom. Menurutnya, di laga itu, terjadi perisiwa yang mirip dengan laga MU vs Palace.

"Kemudian sundulan yang mengarang ke tangan Eric Dier. Anda juga bisa melihat gol ke gawang West Brom. Apakah itu bukan handball oleh Kai Havertz?" kata Solskjaer.

"Kita harus mendapat kejelasan. Suasananya tidak normal," katanya.

 

2 dari 4 halaman

Telah Berubah

Lebih lanjut, Solskjaer juga merasa saat ini sepak bola berubah. Hal itu dikarenakan pandemi virus corona yang memaksa adanya jadwal padat dan pertandingan tanpa penonton.

"Saya kira sepak bola telah berubah. Tidak ada fans, ini pertandingan berbeda. Pramusim menjadi tahap yang berbeda, peraturan handball baru, Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi," katanya.

MU saat ini berada di peringkat kedua klasemen Liga Inggris. Dari dua pertandingan, Setan Merah baru mengantongi tiga poin.

 

3 dari 4 halaman

Klasemen Liga Inggris

 

 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video MU di Bawah Ini