Sukses

Pandemi Covid-19, DBL Gelar Pencarian Bakat Basket Virtual

Liputan6.com, Jakarta- Pandemi virus corona Covid-19 membuat banyak kegiatan olahraga terhenti total. Kompetisi basket usia dini DBL Indonesia juga tak bisa digelar di tahun 2020 ini. DBL pun membuat terobosan baru dengan menggelarnya secara virtual.

Untuk pertama kalinya di Indonesia, DBL menjalankan adu skill olahraga basket melalui platform aplikasi digital. Mereka meluncurkan DBL Play Skills Competition.

DBL Play Skills Competition merupakan kompetisi yang menantang anak muda Indonesia memamerkan talentanya dan menunjukkan konsistensi mereka dalam bermain basket. Program ini akan menggunakan platform aplikasi digital DBL Play, dengan pendekatan gamification.

“Masa pandemi ini justru memberikan kami ide untuk memperluas cakupan DBL Indonesia. Bila biasanya kami menggerakkan anak muda bermain basket lewat kompetisi di lapangan, kini kami bisa bertemu dengan lebih banyak lagi student athlete di seluruh pelosok negeri, bahkan di luar negeri, lewat platform digital,” ujar Azrul Ananda, CEO dan Founder DBL Indonesia dalam rilis yang diterima Liputan6.com.

“Bukan hanya untuk mengembangkan skill mereka, bukan hanya untuk menemukan pemain-pemain terbaik Indonesia, tapi juga untuk tujuan yang lebih besar, yaitu untuk membantu meningkatkan imunitas tubuh lewat olahraga. Sehingga anak muda Indonesia bisa lebih sehat, di masa menantang seperti sekarang, juga seterusnya,” jelas Azrul.

DBL Play Skills Competition bisa diikuti seluruh atlet pelajar dengan kewarganegaraan Indonesia di manapun mereka berada. Baik yang sekolah di sekolah umum, atau yang homeschooling. Baik yang ada di berbagai wilayah pelosok Indonesia, bahkan yang ada di luar negeri.

 

 

2 dari 4 halaman

Format

DBL Play Skills Competition akan diselenggarakan secara digital di aplikasi DBL Play. DBL Indonesia akan memberikan berbagai tantangan terkait skills bermain basket kepada peserta. Saat menjalankan tantangan, peserta diminta memvideokan dirinya, dan mengunggahnya ke aplikasi DBL Play. DBL Indonesia kemudian akan menilai setiap unggahan dan memberikan poin serta berbagai tingkatan badge reward sesuai unggahan peserta.

Kompetisi ini akan dimainkan secara nasional dan berdasarkan Conference (wilayah). Terdapat enam Conference. Yaitu, Northwest Conference (seluruh provinsi di Sumatera dan kepulauan sekitarnya), North (seluruh Kalimantan); Northeast (seluruh Sulawesi), West (Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat), Central (Jawa Timur, Jawa Tengah, D.I. Jogjakarta, Bali), dan East (NTB, NTT, Maluku, dan Papua). Peserta memiliki ruang waktu enam minggu untuk menjalankan berbagai tantangan di babak kualifikasi.

Nantinya, akan dipilih masing-masing lima pemain terbaik putra dan lima putri dari masing-masing leaderboard Conference, serta dua puluh pemain terbaik putra dan dua puluh putri di leaderboard Nasional, untuk bertarung di Babak Playoff. Total, ada 50 pemain putra dan 50 putri.

3 dari 4 halaman

Hadiah

“Di Babak Playoff, level kompetisi akan meningkat karena kami akan mencari hanya sepuluh pemain putra dan sepuluh pemain putri terbaik di Indonesia. Mereka akan mendapatkan gelar DBL Play Elite Players dan membawa pulang medali emas Elite Players,” jelas Masany Audri, Direktur DBL Indonesia.

Para pemain terbaik ini juga akan mendapatkan hadiah uang tunai total ratusan juta rupiah.

Pendaftaran DBL Play Skills Competition dibuka 18 September 2020 melalui aplikasi DBL Play yang dapat diunduh melalui Google Playstore dan AppStore. Tantangan pertama akan mulai diberikan pada 16 Oktober 2020.

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: