Sukses

Karena Uang, Liverpool Bisa Kehilangan Salah dan Mane

Liputan6.com, Liverpool - John Barnes tak akan terkejut jika Mohamed Salah dan Sadio Mane meninggalkan Liverpool. Sebab, ia telah melihat mantan klubnya tersebut membiarkan sejumlah pemain top pergi selama bertahun-tahun.

Luis Suarez dan Philippe Coutinho, contohnya. Kedua pemain itu meninggalkan Liverpool menuju Barcelona dengan nilai transfer yang besar.

The Reds melepas Suarez ke Barcelona dengan harga Rp 1,2 triliun pada 2014 lalu. Sedangkan Coutinho diboyong ke Camp Nou setelah Barcelona membayar mahar Rp 1,8 triliun pada Januari 2018.

Kini, Liverpool kembali menjadi klub yang disegani dengan Salah dan Mane. Bersama Roberto Firmino, mereka menjadi trio penyerang paling menakutkan di Eropa.

Karena itu, sejumlah klub Eropa menunjukkan minat pada jasa Salah dan Mane. Real Madrid, misalnya, tawarannya pernah ditolak oleh Salah pada 2018. Di musim panas ini, klub raksasa Spanyol itu bersama rivalnya, Barcelona, telah dikaitkan dengan Mane.

 

 

 
2 dari 3 halaman

Uang Berbicara

Karena itu, Barnes telah memperingatkan Liverpool bahwa Salah atau Mane bisa meninggalkan Anfield. Sebab, uang berbicara dalam sepak bola modern.

"Setiap klub adalah penjual di sepak bola modern. Klub seperti Barcelona terpaksa menjual Neymar," kata Barnes kepada Wion.

"Yang menarik pesepakbola hari ini adalah gaji yang akan mereka dapatkan. Siapa pun pemainnya, apakah itu Sadio Mane atau Mo Salah, jika ada yang ditawari satu juta pound per minggu oleh klub mana pun, maka mereka akan bergabung dengan tim itu terlepas dari kualitas atau kedudukan mereka, itulah kenyataan sepakbola modern," imbuh mantan gelandang Liverpool.

 

 

3 dari 3 halaman

Datang dan Pergi

"Kami memiliki begitu banyak pemain fantastis yang meninggalkan Liverpool - Fernando Torres, Luis Suarez, Philippe Coutinho," ucap Barnes.

"Sangat bagus bahwa Liverpool memiliki sedikit otot sekarang karena keberhasilan di lapangan, tetapi pada akhirnya pemain datang dan pemain pergi."