Sukses

Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, FIFA Hukum Presiden Federasi Sepak bola Haiti

Liputan6.com, Jakarta - FIFA memberi Presiden Federasi Sepak bola Haiti, Yves Jean-Bart, skorsing selama 90 hari. Hal ini terkait dugaan pelecehan seksual terhadap pemain sepak bola wanita negara tersebut.

"Jean-Bart telah diberitahu tentang keputusan hari ini. Sanksi sementara mulai berlaku segera," demikian pernyataan FIFA.

"Sanksi ini telah diberlakukan sehubungan dengan investigasi yang sedang berlangsung mengenai Jean-Bart."

FIFA menyebutkan sesuai dengan pasal 84 dan 85 Kode Etik FIFA, Komite Etik Independen untuk sementara melarang Mr Yves Jean-Bart, Presiden Federasi Sepak Bola Haiti (FHF), ikut serta dalam semua kegiatan yang berhubungan dengan sepak bola di kedua tingkat nasional dan internasional, untuk jangka waktu 90 hari.

 

 

2 dari 2 halaman

Bantahan Jean-Bart

Jean-Bart membantah tuduhan bahwa ia memaksa beberapa pemain wanita di pusat pelatihan asosiasi di Croix-des-Bouquets untuk melakukan hubungan seks. Pusat pelatihan itu dibangun dengan hibah FIFA.

Berbagai tuduhan dibuat terhadapnya oleh orang-orang yang diduga sebagai korban, teman-teman dan anggota keluarga mereka, merinci bagaimana dia memaksa gadis-gadis melakukan hubungan seks dengan mengancam mereka akan kehilangan tempat mereka dalam program tim nasional.

Menyangkal tuduhan itu, Jean-Bart mengatakan kepada Guardian bahwa ada manuver yang jelas untuk mengacaukan federasi sepak bola Haiti, termasuk Presiden dan keluarganya.