Sukses

5 Debut Paling Mengesankan dalam Sejarah La Liga

Jakarta La Liga Spanyol pernah dihuni pemain kelas dunia. Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo bahkan meraih gelar pemain terbaik dunia kala merumput di klub La Liga.

Tekanan luar biasa besar membuat tak banyak pemain bisa bermain lepas tanpa beban ketika melakoni debut, tak peduli seberapa besar kebintangan pemain tersebut.

Martin Braithwaite menjadi satu contoh pemain yang memiliki debut manis. Pemain Barcelona itu, meski urung mencetak gol, mampu memberikan dua assist kepada Messi cs pada pertandingan La Liga Spanyol.

Di sisi lain, dua pemain Real Madrid, Eden Hazard dan Luka Jovic justru kurang maksimal pada laga debutnya. Hazard bahkan menjalani musim debut yang kurang mengesankan tahun ini.

La Liga Spanyol mencatat ada lima pemain dengan debut paling mengesankan dalam sejarah La Liga. Berikut ulasannya.

 

 

2 dari 6 halaman

Emilio Butragueño - REAL MADRID vs Cádiz | 1984

Penyerang ini memainkan debutnya sebagai pemain pengganti di babak kedua dalam pertandingan tandang melawan Cádiz, di pertengahan musim 1983-1984, dimana Real Madrid tertinggal dua gol di jeda pertandingan. Alfredo di Stéfano memutuskan untuk memasukkan Butragueño, yang mencetak dua gol, termasuk gol kemenangan di menit ke-89.

 

3 dari 6 halaman

Romário - BARCELONA vs Real Sociedad | 1993

Ia didatangkan dari PSV Eindhoven dan bermain sebagai starter di pertandingan pembuka musim oleh pelatih Johan Cruyff, dan mencetak hattrick melawan Real Sociedad.

 

4 dari 6 halaman

Ariel Ortega - VALENCIA vs Sevilla | 1997

Pemain asal Argentina ini bergabung dengan Valencia CF di pertengahan musim 1996/97, dan memainkan pertandingan debutnya untuk Los Che melawan Sevilla FC pada bulan Maret. Pertandingan tersebut sangat seru, dan menghasilkan enam gol, dimana Valencia CF berhasil menang 4-2, dan Ortega berhasil mencetak dua gol.

 

5 dari 6 halaman

David Beckham - REAL MADRID vs Real Betis | 2003

Di menit ke-dua dalam pertandingan pertamanya bersama Real, ia berhasil mencetak gol setelah menerima umpan dari Ronaldo. Tak lama setelah itu, ia juga hampir mencetak gol kedua dari jarak jauh, tetapi sayang tendangannya membentur tiang gawang.

6 dari 6 halaman

Manu García - DEPORTIVO ALAVES vs Atlético Madrid | 2016

Setelah bermain sengit selama 90 menit, gol penalti Kevin Gameiro di menit ke-93 sepertinya menghancurkan debut Alavés. Namun, García berhasil mencetak gol jarak jauh di menit ke-95 untuk membawa Alavés imbang 1-1.

 

Disadur dari: Bola.com (penulis/editor, Gregah Nurikhsani, published 21/4/2020)