Sukses

Real Madrid Putuskan Hanya Potong Gaji Pemain 10 Persen

Liputan6.com, Madrid- Real Madrid memutuskan untuk memotong gaji pemainnya seperti yang dilakukan klub lain karena virus corona covid-19. Yang mencengangkan, seperti dilansir Marca, Madrid hanya memotong gaji pemain 10 persen.

Kesepakatan ini diambil antara pemain inti Real Madrid, Castilla, tim basket dan staf. Mereka sepakat gaji tahunan dipotong 10 persen untuk membantu bencana corona covid-19.

Meski begitu, besar pemotongan ini ternyata berkala. Kalau kompetisi tak berlanjut, jumlah pemotongan ini akan naik jadi 20 persen.

Kepastian besarnya potongan ini belum dikonfirmasi langsung oleh Real Madrid. Namun media di Spanyol sudah mendapatkannya.

Negoisasi diwakilkan oleh kapten Real Madrid Sergio Ramos dengan direktur umum Jose Angel Sanchez.

 

2 dari 3 halaman

Diapresiasi

Sikap pemain mendapatkan apresiasi besar dari klub. Klub bisa menghemat 50 juta euro yang nantinya untuk memastikan staf lain bisa mendapatkan gaji 100 persen.

Sejak pandemi corona covid-19, Real Madrid sudah rugi jutaan euro. Tak hanya rugi karena tidak ada pertandingan, tapi Madrid rugi juga dalam hal pendapatkan iklan, marketing, merchandise dan museum.

Sebelumnya, Real Madrid juga sudah proaktif untuk merelakan stadion Bernabeu dipakai sebagai tempat menyimpan obat-obatan dan peralatan medis.

 

3 dari 3 halaman

Sempat Ditolak Kroos

 

Sebelumnya gelandang Real Madrid, Toni Kroos sempat mengungkapkan keengganannya kalau klub memotong gaji mereka. Dia lebih sreg untuk mendapatkan gaji penuh lalu bersiap untuk memberi sumbang.

"Potong gaji itu seperti donasi yang sia-sia. Saya lebih suka gaji dibayar penuh dan pemain menggunakannya ini untuk amal," kata Kroos.

Tubuh Nenek 62 Tahun Penuh Tato Jose Mourinho