Sukses

Virus Corona Masuk Spanyol, Pelatih Real Madrid: Banyak yang Ketakutan

Liputan6.com, Madrid - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane bicara soal wabah virus Corona yang sudah sampai di Spanyol. WHO menyebut kasus COVID-19 di Spanyol sudah menjangkiti 257 orang.

Spanyol merupakan negara keempat terbanyak di Eropa yang terjangkit virus Corona. Italia menjadi yang terbanyak dengan 3.858 kasus, kemudian ada Jerman (534), dan Prancis (420).

Hingga saat ini, belum ada pemain Real Madrid yang terjangkir wabah yang pertama kali muncul di Wuhan, China, Desember 2019. Namun, Zidane mengakui beberapa staff klubnya sudah mulai ketakutan.

"Virus itu sudah berada di sini (Spanyol). Orang-orang merasakan ketakutan, kami tidak tahu persisnya mengapa itu terjadi," ucap Zidane, seperti dikutip dari situs resmi klub.

Lebih lanjut, Zidane mengatakan, dirinya khawatir virus Corona bisa menunda pertandingan yang ada di Spanyol. Hal tersebut sudah terjadi di Liga Italia, yang sempat terhenti selama dua pekan.

"Jika suatu hari nanti, kami tidak bisa memainkan satu pertandingan karena virus ini, seperti di Italia, Prancis, tentunya bukan hal baik. Sebab, kami sudha melakukan persiapan," kata pelatih Real Madrid berusia 47 tahun itu.

2 dari 4 halaman

Patuhi Otoritas

Andai hal yang ditakutkan Zidane menjadi kenyataan, ada pertandingan Real Madrid yang ditunda, maka dirinya akan mematuhi perintah pemerintah Spanyol. Dia juga meminta Sergio Ramos dan kawan-kawan mengikuti anjuran tim medis untuk mencegah virus Corona.

"Sangatlah penting memiliki informasi dari para ahli medis dan mereka yang berkompeten. Dan jika ada pertandingan kami yang tertunda, maka kami harus mendengar apa yang dikatakan pihak otoritas," ujar pria asal Prancis tersebut.

"Saya tidak dapat mengatakan lebih banyak lagi. Detailnya merupakan hal-hal yang juga kamu dapat katakan kepada anakmu, bagaimana mencuci tangan," kata Zidane menegaksan.

3 dari 4 halaman

Klasemen Liga Spanyol

 
4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: