Sukses

Pernah Dirampok Manchester City, Wenger: Mereka Layak Dihukum UEFA

Liputan6.com, Manchester - Arsene Wenger menjadi salah satu sosok yang mendukung hukuman UEFA bagi Manchester City. Eks manajer Arsenal itu menilai City telah melakukan perbuatan tak sportif selama ini.

Manchester City dilarang tampil dalam kompetisi UEFA selama dua musim ke depan. Mereka dinyatakan bersalah karena melanggar aturan finansial dan memalsukan laporan keuangan.

Wenger sendiri secara tak langsung pernah menjadi 'korban' Manchester City.

Ya, usai membangun Emirates Stadium, keuangan Arsenal sempat goyah. Mereka pun terpaksa menjual beberapa pemain bintangnya.

Dan Manchester City menjadi pembeli utama setelah merekrut Emmanuel Adebayor, Bacary Sagna, Gael Clichy, Samir Nasri, hingga Kolo Toure.

2 dari 5 halaman

Komentar Wenger

"Mereka membeli semua pemain saya. Olahraga seharusnya adalah tentang menghormati peraturan," kata Wenger seperti dilansir The Sun.

"Jika ada yang melanggarnya maka itu bukan olahraga lagi. Saya sejak dulu mendukung aturan finansial bagi klub agar mereka berkembang sesuai kemampuannya," kata Wenger.

"Jadi jika ada klub yang mencoba mencuranginya dengan cara yang legal, mereka harus dihukum. Semua yang terjadi di papan klasemen tidak lepas dari siapa pemilik klub tersebut, jarak klub kaya dengan miskin semakin lebar."

3 dari 5 halaman

Jadwal Liga Inggris

Kamis, 20 Februari 2020

02.30 WIB, Manchester City Vs West Ham (Mola TV)

4 dari 5 halaman

Hasil Liga Inggris

Norwich City 0-1 Liverpool

Aston Villa 2-3 Tottenham Hotspur

Southampton 1-2 Burnley

Wolverhampton 0-0 Leicester

Arsenal 4-0 Newcastle

Chelsea 0-2 MU

Everton 3-1 Crystal Palace

Brighton&Hove Albion 1-1 Watford

Sheffield United 2-1 Bournemouth

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Agnes Keleti, Atlet Peraih Medali Olimpiade Tertua
Loading