Sukses

Jose Mourinho Membela Dele Alli yang Teledor Ejek Wabah Virus Corona

London- Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho agar kesalahan pemainnya Dele Alli tidak dibesar-besarkan. Alli terus dikecam karena teledor posting ejekan soal wabah virus corona.

Akhir pekan lalu Dele Alli menjadi sorotan setelah dalam unggahan video di akun Snapchat pribadinya terlihat mengenakan masker di bandara.

Pemain 23 tahun itu pun kemudian mengarahkan kameranya pada seorang pria Asia sebelum kemudian menyorot sebuah botol sabun tangan antiseptik.

Sadar namanya masuk pusaran kontroversi, Alli pun kemudian menghapus unggahannya dan membuat video permintaan maaf di media sosial China, Weibo.

Hingga kini Alli masih aman dari hukuman, tapi Jose Mourinho merasa perlu membela pemainnya yang dianggapnya sudah berani meminta maaf.

"Dia tidak bermaksud menyerang, dia langsung meminta maaf, menyesal, dan menyadari bahwa itu adalah sebuah kesalahan sebagai manusia yang masih muda, sebuah kesalahan generasi muda, dan dia minta maaf," ujar Mourinho seperti dikutip Goal International.

"Apa yang bisa saya katakan? Dia menyesal, dan bagi saya, itu merupakan perasaan terbaik yang bisa dia tunjukkan. Bisa memiliki kerendahan hati untuk meminta maaf juga luar biasa, karena terkadang para pemain muda membuat kesalahan dan tak menyadarinya."

"Saya memiliki putra dan putri yang usianya sama dengan Dele dan banyak dari pemain saya, yang sudah saya pahami apa artinya media sosial bagi generasi ini. Namun, ketika Anda seorang figur publik seperti pesepak bola, mereka harus tahu dan harus berhati-hati," kata Jose Mourinho. 

2 dari 3 halaman

Jose Mourinho Memaklumi

Jose Mourinho tampak tidak mau kontroversi Dele Alli ini menjadi berlarut-larut. Pria asal Portugal itu menekankan sikap Dele Alli dengan langsung meminta maaf sudah cukup untuk mengakhiri kontroversi ini.

"Saya ulangi, Dele adalah seorang yang luar biasa. Hal terakhir yang dikaitkan dengan Dele bukanlah soal rasisme atau penghinaan, bukan sama sekali, tapi ini adalah kesalahan yang terkadang dilakukan oleh seseorang. Namun, lagi-lagi yang bagus bagi saya adalah dia sudah menyesal dan meminta maaf, jadi bagi saya cerita ini sudah berakhir," tutur Mourinho.

"Saya bukan FA, saya hanya manajernya, temannya. Saya ulangi, di usia yang sama dengannya saya memiliki dua anak yang luar biasa di rumah, dan saya harus bertindak sebagai pendidik. Saya rasa cara terbaik adalah reaksinya, menyesal dan meminta maaf," tegasnya.

Sumber: Goal International

Disadur dari: Bola.net (Ari Prayoga, published (15/2/2020)

3 dari 3 halaman

Video