Sukses

Modern Pentathlon Indonesia Lewati Target di SEA Games 2019

Liputan6.com, Subic- Tim Modern Pentathlon Indonesia (MPI) kembali berhasil menambah pundi-pundi medali emas di SEA Games 2019. Emas pamungkas berhasil direbut dari nomor Triathle Mixed Relay untuk memantapkan Indonesia menjadi juara umum di cabang olahraga ini dengan koleksi empat medali emas dan empat perunggu.

Setelah merebut tiga emas pada pertandingan dua hari sebelumnya, emas keempat diraih Indonesia dari nomor Triathle Mixed Relay yang dipertandingkan di Subic Bay Boardwalk, Sabtu (7/12/2019) pagi. Dea Salsabila Putri yang bertandem dengan Frada Saleh Harahap berhasil menjadi yang terbaik dengan catatan waktu 17 menit, 54,93 detik.

"Puji syukur akhirnya emas SEA Games 2019 terakirpun kita raih. Raihan empat emas dan menjadi juara umum cabor, jauh melebihi target kita. Terimaskasih kepada seluruh atlet, pengurus MPI dan masyarakat yang mendoakan kontingen," kata Kepala Pelatih Tim MPI, Glenn Clifton seperti rilis yang diterima media.

Usaha dengan berlatih keras, fokus pada pertandingan telah membuahkan hasil manis dengan meraih empat dari enam emas yang diperebutkan. Mereka adalah generasi pertama atlet-atlet MPI yang dibina secara fokus oleh PP MPI.

"Semoga prestasi atlet MPI ini bisa terus ditingkatkan, bahkan bisa ke tingkat Olimpiade," kata dia.

Perak SEA Games 2019 nomor ini direbut pasangan Thailand, Sanruthai Aransiri dan Natthaphon Kesronphorm dengan catatan waktu 17 menit, 58,83 detik. Kemudian perunggu nomor yang merupakan gabungan dari Lari, Menembak dan Renang ini diraih wakil tuan rumah, Princess Honey Arbilon dan Michael Vera Anton yang meraih catatan waktu 18 menit, 09,67 detik.

 

2 dari 3 halaman

Emas Ketiga

Khusus bagi Dea Salsabila, ini menjadi emas ketiganya ajang SEA Games 2019 setelah sebelumnya mendapatkan emas dari nomor Laser Run Individual Putri dan Triathle Individual Putri. Dea pun menjadi ‘bintang’ di Subic Bay Boardwalk.

"Dea mendapatkan hasil dari usaha kerasnya, berlatih sejak pagi sampai sore. Prada kita catat sebagai atlet terbaik putra yang memang pas mendampingi Dea di nomor Mix," kata Glen.

Torehan empat emas dari modern pentahlon ikut mengantar Indonesia naik ke posisi kedua pada klasemen sementara dengan 42 emas, 42 perak dan 48 perunggu hingga pukul 13: 19 WIB. Indonesia mengungguli Vitenam di posisi ketiga.

Adapun tuan rumah Filipina kokoh di puncak klasemen dengan 75 emas, 55 perak dan 53 perunggu.

3 dari 3 halaman

Video

Loading
Artikel Selanjutnya
Kaleidoskop 2019: 6 Momen Juara 2019, Liverpool Fenomenal
Artikel Selanjutnya
Membanggakan Daerah, Sumatra Utara Beri Penghargaan untuk Egy Maulana Vikri