Sukses

Marc Marquez Berambisi Menyudahi Catatan Buruk di MotoGP Inggris

Silverstone - Sirkuit Silverstone bukan tempat yang ramah bagi Marc Marquez. Pembalap berjuluk Baby Alien tersebut bertekad menyudahi rekor buruk tersebut saat balapan MotoGP Inggris 2019, Minggu (25/8/2019).  

Marc Marquez baru membukukan satu kemenangan kelas premier di Sirkuit Silvestone, yaitu pada 2014. Itu juga kali terakhir dia naik podium di MotoGP Inggris.  

Pada 2013, Marquez kalah dari Jorge Lorenzo pada persaingan ketat hingga lap terakhir. Namun, hasil tersebut cukup mengesankan karena dia membalap hanya beberapa jam setelah mengalami dislokasi bahu. 

Pembalap asal Spanyol tersebut kemudian gagal finis pada balapan basah di MotoGP 2015 karena terjatuh. Adapun pada 2017 dia mengalami kerusakan mesin. 

Marquez kembali terjatuh pada latihan bebas tahun lalu. Namun, balapan MotoGP 2018 batal digelar karena persoalan drainase di Sirkuit Silverstone. 

"Semoga kami bisa menikmati balapan luar biasa di Silverstone," kata Marquez, seperti dilansir Crash, Selasa (20/8/2019).   

"Kami jelas punya beberapa keberuntungan buruk di Silverstone pada masa lalu. Tapi, tahun ini kami menunjukkan jauh lebih kuat di sirkuit yang pada masa lalu kami tak terlalu bagus. Saya memiliki perasaan bagus menghadapi akhir pekan ini," sambung pemuncak klasemen sementara MotoGP 2019.

 

2 dari 2 halaman

Aspal Baru Silverstone

Para pembalap akan disambut aspal baru trek di Sirkuit Silverstone. Marc Marquez mengaku cukup penasaran dengan aspal baru tersebut. 

"Kami akan melihat seperti apa aspal barunya karena pada masa lalu Silverstone sedikit bergelombang. Tentu saja kami juga harus melihat seperti apa cuacanya," ujar Marquez. 

Sejak MotoGP Austria tahun lalu, Marquez selalu menempati posisi pertama atau kedua pada seluruh balapan yang mampu diselesaikannya. Dia tiga kali gagal finis, yaitu saat jatuh di Philip Island, Valencia, dan Austin. 

Jika berhasil finis tiga besar pada akhir pekan ini, Marquez akan menyamai rekor 88 kali podium milik Giacomo Agostini di kelas premier. 

Sumber: Bola.com

Loading
Artikel Selanjutnya
Percaya Takhayul, Ibunda Marc Marquez Jarang Nonton Langsung Balapan
Artikel Selanjutnya
MotoGP: Ketika Jorge Lorenzo Mulai Frustrasi, Salahkan Timnya