Sukses

Brasil Kalahkan Prancis soal Pengekspor Pesepak Bola di Dunia

Jakarta Lebih dari 1.300 pemain Brasil saat ini bermain sebagai pesepak bola profesional di berbagai liga di luar negara asal. Jumlah itu jadi yang terbesar di antara negara lain. Praktis, Brasil menjadi pengekspor terbesar pemain di dunia.

Seperti data yang dirilis CIES Football Observatory, di belakang Brasil ada Prancis, yang mengekspor total pemain 867 orang, dan Argentina menduduki peringkat ketiga dalam daftar negara yang mengirim pesepak bola terbanyak ke luar negeri, dengan 820 pemain.

Data CIES Football Observatory ini merupakan edisi ketiga setelah menganalisis pemain di 147 liga dari 98 federasi/asosiasi sepak bola.

Sementara itu, Eropa sejauh ini mendominasi migrasi pemain, baik dengan pergerakan pemain asal Eropa itu sendiri maupun menjadi tujuan karier bagi pemain non-Eropa.

Lebih dari 9.300 dari 13.383 ekspatriat berada di liga negara-negara anggota UEFA. Jumlah angka total pemain ekspatriat tersebut naik lima persen dibanding tahun 2018.

"Selama tahun lalu, jumlah ekspatriat masing-masing dari tiga negara pengekspor utama mengalami peningkatan; Brasil (+64 pemain, + 4,8%), Prancis (+37 pemain, + 4,3%) dan Argentina (+57 pemain, +7,0 %). Jumlah pemain Spanyol di luar negeri juga sangat meningkat (+61 pemain, + 14,3%). Ini adalah peningkatan absolut kedua terbesar setelah Brasil," demikian pernyataan laporan CIES Football Observatory.

 

2 dari 2 halaman

Impor Pemain

Di sisi lain, untuk negara paling banyak mengimpor pemain, jatuh pada Inggris dan Italia. Inggris menduduki peringkat teratas dengan 728 pemain, sedangkan Italia dengan 636 pemain.

Amerika, Spanyol, dan Portugal menyusul di urutan ketiga hingga kelima dengan jumlah impor pemain masing-masing 575, 516, dan 508 orang.

Sementara negara di Asia yang paling banyak mendatangkan pesepak bola asing adalah Jepang dengan 149 orang (peringkat ke-31), disusul Arab Saudi dengan 146 orang di urutan ke-32.

Sumber: Inside World Football

Loading
Artikel Selanjutnya
Protes Pemotongan Anggaran Pendidikan, Guru dan Murid di Brasil Demo
Artikel Selanjutnya
Alasan Juventus Ubah Corak Khas di Jersey Kandang